• Home »
  • Article »
  • Motor 2-Stroke Injeksi Mulai Curi Prestasi di Sejumlah Balap Enduro!

Motor 2-Stroke Injeksi Mulai Curi Prestasi di Sejumlah Balap Enduro!




Temen-temen Adventuriderz.com sekalian… Untuk menghadapi regulasi emisi yang semakin ketat, menjelang pertengahan tahun 2017 yang lalu dua pabrikan motor bersaudara, KTM dan Husqvarna, meluncurkan lineup motor enduro 2-stroke dengan sistem pembakaran injeksi. Bukan rahasia lagi, selama ini motor bermesin 2-stroke itu identik dengan asap yang mengepul dan emisi gas buangnya kurang bersahabat bagi lingkungan. Tapi secara mengejutkan KTM dan Husky bisa menciptakan motor enduro 2-stroke yang jauh lebih ramah lingkungan, bahkan comply dengan regulasi emisi Euro 4 yang terkenal sangat ketat. Caranya adalah dengan menerapkan sistem pembakaran injeksi yang disebut Transfer Port Injection (TPI) pada mesin 2-stroke. KTM punya tiga lineup sekaligus motor dengan sistem TPI, antara lain KTM 250 EXC TPI, KTM 300 EXC TPI, dan KTM 250 XC-W TPI. Kemudian Husky cuma menyediakan dua varian, yaitu Husky TE 250i dan Husky TE 300i.

Walaupun KTM dan Husky mengklaim bahwa motor dengan sistem TPI punya segudang keunggulan dibandingkan dengan motor bersistem pembakaran karburator, tapi faktanya masih banyak pihak yang meragukan kehandalan motor KTM/Husky TPI. Apalagi di tahun 2017 itu nggak ada pembalap dari tim pabrikan Red Bull KTM Factory Racing dan Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing yang menggunakan motor TPI di sejumlah ajang balap enduro, baik itu EnduroGP, EnduroCross, SuperEnduro, maupun Hard Enduro. Jonny Walker, Alfredo Gomez, Cody Webb, Graham Jarvis, Billy Bolt, dan pembalap-pembalap tim factory KTM/Husky lainnya masih setia dengan KTM 250/300 EXC dan Husky TE 250/300 dengan sistem pembakaran konvensional berupa karburator. Kalaupun ada yang pakai KTM TPI, itu adalah pembalap dari tim privateer.

Seiring berjalannya waktu, motor 2-stroke injeksi mulai dipakai oleh para pembalap tim factory pada tahun 2018 ini. Dan satu hal yang nggak kalah penting, mereka bisa meraih prestasi menggunakan KTM/Husky TPI. Cody Webb di awal tahun 2018 ini sudah mengumpulkan dua kemenangan di kompetisi Hard Enduro menggunakan KTM 250 XC-W TPI, yaitu Revlimiter Extreme Enduro 2018 dan King of The Motos 2018. Alfredo Gomez saat ini menjadi salah satu title contender SuperEnduro 2018 dan baru saja meraih posisi ketiga di Basella Race 1 Xtreme 2018 menggunakan Husky TE 300i. Sang raja hard enduro Graham Jarvis juga sudah mulai menggunakan Husky TE 300i dan sukses mengunci podium kedua Alestrem Hard Enduro 2018. Kurang lebih begini komentar para rider tim factory yang sudah menggeber motor KTM/Husky TPI:



“Motor baru KTM 250 XC-W TPI luar biasa, aku tidak mengalami kendala pada seluruh sesi balapan,” ungkap Cody Webb yang baru saja memenangkan King of The Motos 2018.

“Motor baruku Husky TE 300i terasa bagus dalam kondisi yang berat sekalipun, dan buatku ini menjadi jalan yang bagus untuk memulai musim kompetisi yang baru,” ungkap rider Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing Alfredo Gomez.

Memang nggak bisa dipungkiri, pencapaian yang diraih oleh KTM/Husky TPI masih kalah jauh dibandingkan dengan KTM/Husky karbu. Tapi kan ini masih tahap awal, masih masuk ke dalam fase transisi. Ke depan bisa dipastikan kok sistem TPI menjadi masa depan motor enduro 2-stroke KTM dan Husky, jadi ya mau nggak mau semua rider tim pabrikan maupun tim privateer yang menggunakna motor KTM dan Husky akan beralih ke motor enduro 2-stroke TPI. Seiring berjalannya waktu ya bisa dipastikan juga prestasi KTM 250/300 EXC TPI dan KTM 250 XC-W TPI serta Husky TE 250i/300i akan bertambah pula.

Advertisements