Dites di Atas Mesin Dyno, Power Honda CRF450RX Tembus 52,7 HP!



Kurang lebih sekitar tahun 2016 yang lalu Honda secara resmi meluncurkan motor enduro 450 cc yang diberi nama CRF450RX. Basis mesin dan frame yang digunakan pada CRF450RX bisa dibilang sama dengan motor motocross CRF450R. Namun tentu Honda sudah melakukan berbagai macam penyesuaian agar CRF450RX lebih mantap dipakai di medan off road sesuai dengan peruntukannya, termasuk di bagian suspensi hingga ban. Honda sendiri nggak pernah menyebut secara spesifik berapa output power yang dikeluarkan oleh motor ini. Tapi buat temen-temen yang penasaran, baru-baru ini media online Dirtridermag menggelandang CRF450RX ke atas mesin dynamometer atau lazim disebut mesin dyno untuk mengetahui berapa output real dari CRF450RX. Penasaran?

Sekedar informasi buat temen-temen, CRF450RX sendiri menggunakan mesin satu silinder 450 cc dengan mekanisme pendingin cairan. Soal tenaga nggak perlu dipertanyakan lagi karena CRF450RX terlahir sebagai motor kompetisi. Pastinya sangat capable untuk memenangkan perlombaan dalam kondisi standar sekalipun. Mesin powerful dan tangguh disertai dengan bobot motor yang ringan. Di pasaran CRF450RX bersaing langsung dengan sejumlah motor enduro buatan Jepang dan Eropa seperti Yamaha YZ450FX, Yamaha WR450F, Suzuki RMX450Z, Kawasaki KLX450R, KTM 450 EXC-F, Husqvarna FE 450, dan Sherco 450 SEF-R.

Untuk mengetahui berapa output power real dari CRF450RX, Dirtridermag membawanya ke atas mesin dyno. Tapi sebelum dilakukan pengetesan, ban belakang CRF450RX yang notabene ban off road tulen Dunlop Geomax AT81 diganti dengan ban tipe street Dunlop D404. Kenapa kok bannya perlu diganti? Ya biar nggak terjadi gesekan yang cukup frontal antara ban belakang dengan mesin dyno agar hasilnya lebih maksimal. Tahu sendiri kan ban off road tulen kembangannya sangat kasar. Pasti nggak bisa smooth di atas mesin dyno. Mesin dyno yang digunakan oleh Dirtridermag dalam pengetesan ini bermerek Dynojet. Terus gimana hasilnya?



Setelah dilakukan pengetesan, ternyata CRF450RX mampu mengeluarkan tenaga maksimal 52,7 HP on wheel di putaran mesin 9.440 rpm. Jelas tenaga yang dikeluarkan oleh CRF450RX ini cukup mengerikan dan bisa disetarakan dengan power motor enduro 300 cc 2-stroke. Kemudian torsi maksimal yang mampu ditembus oleh CRF450RX adalah sebesar 33,58 Nm di putaran mesin 7.450 rpm. Yups… Bisa kita simpulkan CRF450RX merupakan monster di lintasan off road jika berada di tangan rider yang tepat. Tapi satu hal yang cukup disayangkan, Honda terlihat enggan terjun di kompetisi super panas dan super keras extreme enduro menggunakan motor CRF450RX ini. Padahal di tahun 2017 kemarin si raja trial yang bernaung di tim Repsol Honda Toni Bou dikabarkan akan mengikuti sejumlah kompetisi extreme enduro dengan CRF450RX. Sayangnya hingga akhir tahun 2017 Toni Bou nggak nongol juga. Paling banter CRF450RX turun di EnduroGP melalui tim Honda RedMoto. Kita tunggu aja nih kapan Honda mau ikut ambil bagian di extreme enduro melawan KTM, Husqvarna, Sherco, Beta, dan Gas Gas! Oh ya… Buat temen-temen yang tertarik meminang CRF450RX di Indonesia mendingan langsung kontak importir umum atau dealer spesialis motor off road terdekat di kotamu. Soalnya Astra Honda Motor (AHM) sebagai ATPM Honda di Indonesia nggak jualan motor ini. Okay!

Advertisements