• Home »
  • Article »
  • Unik! Trail DR200S Justru Jadi Jawara Penjualan Suzuki Pada Februari 2018

Unik! Trail DR200S Justru Jadi Jawara Penjualan Suzuki Pada Februari 2018

Selama ini di segmen motor dual sport alias trail perhatian kita selalu fokus kepada persaingan antara Kawasaki KLX150 dan pendatang baru Honda CRF150L. Persaingan mereka selalu dipantau melalui data penjualan dari pabrik ke dealer (wholesale) anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Pada laga terakhir Februari 2018, Kawasaki KLX150 masih unggul dengan angka distribusi 6.731 unit sementara Honda CRF150L mampu terkirim sebanyak 4.455 unit. Saat perhatian tertuju ke Kawasaki dan Honda, rupanya Suzuki juga menorehkan distribusi motor trail yang cukup mengejutkan. Nggak tanggung-tanggung sepanjang Februari 2018 Suzuki sanggup mengirimkan sebanyak 1.000 unit motor trail Suzuki DR200S. Bahkan Suzuki DR200S menjadi motor yang paling banyak didistribusikan oleh Suzuki di bulan Februari 2018, mengalahkan Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang selama ini rutin menjadi motor paling laris dari Suzuki. Lho memang Suzuki jualan motor trail?

Sejak akhir tahun 2016 Suzuki memang memasukkan motor trail DR200S ke Tanah Air. Tapi sayangnya motor itu nggak dijual bebas ke pasaran, melainkan hanya untuk memenuhi pesanan dari institusi negara, khususnya Polri. Pengiriman DR200S ke Polri yang jumlahnya ribuan (sekitar 7.000 unit) dilakukan secara bertahap sepanjang tahun sejak akhir 2016. Sekarang DR200S udah banyak dipakai sebagai kendaraan dinas bagi berbagai kesatuan kepolisian, mulai dari Brimob, Satreskrim, Sabhara, hingga Satlantas. Malah Adventuriderz.com udah pernah lihat segerombol DR200S dipakai oleh anggota Polri di pedalaman Lampung. Artinya sebaran DR200S udah lumayan merata, nggak melulu di kota besar tapi juga sampai di pelosok-pelosok negeri.

Nah, buat temen-temen penggemar motor trail yang pengen membeli DR200S untuk sementara waktu sih harus gigit jari. Soalnya Suzuki nggak membuka peluang motor itu dijual ke konsumen umum. Apalagi DR200S adalah motor impor utuh (CBU) dari Jepang yang kalau dijual harganya nggak kompetitif melawan KLX150 dan CRF150L. Ditambah satu faktor lagi DR200S belum comply dengan regulasi emisi Euro 3 yang ditetapkan di Indonesia. DR200S baru sebatas memenuhi standar regulasi emisi Euro 2. Ini yang menjadi PR besar buat Suzuki ketika ingin menjual DR200S kepada konsumen umum di Indonesia.

Suzuki dalam beberapa kesempatan memang menyatakan tertarik terjun ke segmen motor trail entry level, tapi sampai sekarang hal itu masih belum terlihat realisasinya. Kalau Suzuki mau terjun ke segmen motor trail, opsinya ada dua. Pertama adalah dengan melokalkan DR200S dan mengganti sistem pembakarannya dengan model injeksi (electronic fuel injection). Opsi kedua yaitu membangun motor trail yang benar-benar baru, bukan mengambil dari basis motor yang udah ada di pasar global. Trail baru dengan mesin 150 cc DOHC milik GSX-150 rasanya bukan ide yang buruk buat melawan KLX150 dan CRF150L.

Advertisements