Kepalang Tanggung, GPX Moto FSE250R Mestinya Masuk Indonesia Juga!

Temen-temen sekalian… Dr. No Off Road Industries (PT El Rhino Global) yang sekarang menjadi distributor resmi dirt bike Yamaha YZ series dan Gas Gas di Indonesia hampir bisa dipastikan akan menjual motor enduro 2-stroke asal China, GPX Moto TSE250R. Walaupun motor buatan China, tapi launching perdana GPX Moto TSE250R akan dilakukan di Amerika Serikat pada bulan April 2018 ini. Bisa dibilang ini adalah motor enduro 2-stroke pertama yang dibuat oleh produsen asal China karena kebanyakan motor enduro dari China itu menggunakan mesin 4-stroke. Kali ini ada info menarik mengenai GPX Moto yang mungkin belum temen-temen ketahui. Yups, ternyata selain punya motor enduro 2-stroke GPX Moto TSE250R, GPX Moto juga punya lineup motor enduro 4-stroke lho. Nggak satu, melainkan dua sekaligus. Cocok nggak nih kalau dimasukin ke Indonesia sekalian?

Nah… Dua motor enduro 4-stroke dari GPX Moto adalah GPX Moto FSE250E dan GPX Moto FSE250R. Secara desain, antara GPX Moto TSE250R dengan GPX Moto FSE250E dan GPX Moto FSE250R kurang lebih mirip-mirip. Mereka bertiga sama-sama menggunakan frame central backbone ala motor enduro Eropa yang terbuat dari bahan dasar chromoly, suspensi depan sama-sama upside down, suspensi belakang sama-sama mono shock dengan linkage, sama-sama pakai speedometer digital yang sangat minimalis khas motor enduro, serta ketiganya juga pakai ban dan velg yang sama. Adventuriderz.com menilai antara TSE250R, FSE250E, dan FSE250R itu basis desain dan frame-nya sama persis. Perbedaan mencolok di antara ketiganya hanya ada di sektor mesin.

TSE250R sih udah sering kita bahas ya, jelas ini motor enduro yang menggunakan mesin 250 cc 2-stroke. Lalu FSE250E itu motor enduro yang menggunakan mesin 250 cc 4-stroke, 2-valve, dan berpendingin udara. Mungkin basis mesinnya ala Honda CRF230F atau Honda GL series lah. Agak-agak curiga basis mesinnya dari Zongshen sama dengan Gazgas Hummer Pro 250 ataupun AJP PR4 230. Berikutnya FSE250R mengandalkan mesin 250 cc 4-stroke, 4-valve, dan berpendingin cairan yang kemungkinan besar juga pakai mesin buatan Zongshen karena mirip seperti mesin Gazgas GE250 GZ1/GZ2 hingga AJP PR5 250.

Apakah FSE250E dan FSE250R cukup menarik untuk dijual di Indonesia? Pastinya tetap menarik asalkan dibandrol dengan harga yang tepat. Toh nanggung juga kalau GPX Moto masuk ke Indonesia cuma ngandalin satu produk doang. Namun FSE250R dan FSE250R bakal menghadapi pesaing yang cukup banyak kalau dijual di sini. Beda dengan TSE250R yang nggak ada lawan sama sekali. Motor enduro 2-stroke China belum nongol di Indonesia, kecuali TSE250R dari Dr. No Off Road Industries di bulan Juni 2018 nanti. Untuk FSE250E ada lawan-lawan seperti Gazgas Hummer Pro 250, Gazgas Hummer Pro 250 X, dan Viar Cross X 200 ES. Kemudian FSE250R kemungkinan bakal menghadapi persaingan dari Viar Cross X 250 ES/EC, Gazgas GE 250 GZ1/GZ2, dan Cleveland Hooligun 250X lantaran deretan motor-motor itu menggunakan basis mesin yang mirip-mirip. Tapi FSE250E dan FSE250R memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan dengan lawan-lawannya. Kenapa? Karena FSE250E dan FSE250R punya desain yang beda, lebih mengarah ke desain Eropa, bukan desain ala Jepang. Produk GPX Moto ini juga dilengkapi dengan berbagai part dengan merek yang cukup dikenal serta dijual dalam bentuk paket lengkap. Maksudnya dalam paket penjualan motor udah include hand guard, frame guard, engine guard, dan berbagai aksesoris pendukung kegiatan enduro.

Advertisements