• Home »
  • Article »
  • Motor Enduro 2-Stroke Injeksi dari Husqvarna Laris-Manis di IIMS 2018

Motor Enduro 2-Stroke Injeksi dari Husqvarna Laris-Manis di IIMS 2018

Di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 yang berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran pada 19-29 April 2018, Husqvarna Indonesia cukup fokus memajang lineup motor enduro, baik itu yang menggunakan mesin 2-stroke maupun 4-stroke. Akan tetapi, bintang Husqvarna di IIMS 2018 adalah motor enduro 2-stroke yang sudah menggunakan sistem pembakaran injeksi, Husqvarna TE 250i dan TE 300i. Motor ini dianggap canggih dan revolusioner lantaran menjadi salah satu motor enduro 2-stroke pertama yang menerapkan sistem pembakaran injeksi bernama Transfer Port Protocol (TPI). Imbasnya duet TE 250i dan TE 300i memiliki segudang keunggulan dibandingkan dengan TE 250 dan TE 300 yang masih pakai sistem pembakaran konvensional, mulai dari emisi gas buang yang lebih bersahabat dengan lingkungan sehingga comply dengan regulasi emisi Euro 4, lebih irit bahan bakar, menghidupkan motor di pagi hari jadi jauh lebih mudah tanpa perlu menekan tuas choke, nggak perlu mencampur bensin dengan oli samping saat mengisi bahan bakar karena sudah pakai oil tank dan oil injection system, tetap memiliki performa bagus meskipun dipakai di area dengan ketinggian jelajah yang tinggi, dan masih banyak lagi keunggulan lainnya.

TE 250i dan TE 300i model year 2018 sebenarnya telah diluncurkan oleh Husqvarna secara global sejak Mei 2017. Motor ini kemudian masuk ke Indonesia sekitar kuartal ketiga atau keempat 2017. Jadi TE 250i dan TE 300i udah dijual di sini sejak tahun lalu. Menariknya, Husqvarna Indonesia belum melakukan launching motor enduro model year 2018, termasuk TE 250i dan TE 300i, namun hal itu nggak menyurutkan konsumen penggemar dirt bike di Tanah Air untuk membeli motor-motor tersebut. TE 250i dan TE 300i tergolong sebagai motor yang laris-manis, termasuk di IIMS 2018 Husqvarna kebanjiran order dua varian motor yang sebenarnya dibangun dari basis mesin dan rangka KTM 250 EXC TPI dan KTM 300 EXC TPI itu.

Baca juga:

Sejujurnya TE 250i dan TE 300i dibandrol dengan harga yang sangat mahal di Indonesia. TE 250i misalnya, dilabeli dengan harga Rp 165 juta off the road, sedangkan saudaranya yang punya tenaga lebih gede TE 300i memiliki label harga Rp 180 juta. Bisa dibilang kedua motor itu menjadi salah satu motor enduro 2-stroke paling mahal di Indonesia. Yang unik dari konsumen di Indonesia, meskipun harga motor mahal nggak menyurutkan minat mereka terhadap produk Husqvarna. Bahkan di IIMS 2018 duet TE 250i dan TE 300i mampu terjual sekitar 17 unit. Angka yang fantastis untuk penjualan dirt bike dengan harga selangit!

“Motor jenis 2-stroke ternyata masih diminati di Indonesia khususnya yang 250 cc ini, padahal pihak kami sendiri belum melakukan grand launching buat model-model baru 2018,” ungkap Mahrani, Direktur Husqvarna Jakarta yang menjadi distributor resmi motor Husqvarna di Indonesia, dikutip dari NaikMotor.com.

Oh ya… Selain jualan TE 250i dan TE 300i yang udah pakai sistem pembakaran injeksi, Husqvarna Indonesia juga masih menyediakan TE 250 dan TE 300 dengan sistem pembakaran karburator. Maklum aja lah, nggak semua konsumen suka dengan sistem pembakaran injeksi walaupun punya segudang keunggulan. Nggak sedikit penggemar dirt bike yang masih demen dengan motor karbu yang katanya perawatan lebih gampang dan lebih murah. Tapi ada benarnya juga sih ya… Nah, TE 250 dan TE 300 dibandrol dengan harga lebih murah daripada TE 250i dan TE 300i. Dari daftar harga yang Adventuriderz.com dapatkan di booth Husqvarna beberapa waktu yang lalu, TE 250 dibandrol dengan harga Rp 157 juta, sedangkan TE 300 harganya Rp 172 juta.

Advertisements