• Home »
  • Article »
  • Dibandrol Rp 130 Juta, G 310 GS Jadi Moto Paling Laris BMW di IIMS 2018

Dibandrol Rp 130 Juta, G 310 GS Jadi Moto Paling Laris BMW di IIMS 2018



Yups… BMW Motorrad menjadi salah satu brand motor yang ikut ambil bagian di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 kemarin. Adventuriderz.com melihat sendiri booth BMW Motorrad yang nggak terlalu besar, namun nampak eksklusif. Sejumlah motor andalan BMW Motorrad berjejer di sana, mulai dari motor sport HP4 Race, motor adventure R 1200 GS, motor touring R 1200 RT, retro scrambler R NineT Urban G/S, hingga motor yang paling kecil milik BMW Motorrad, yaitu duet G 310 R yang mengusung konsep naked sport dan G 310 R dengan konsep adventure.

Secara total BMW Motorrad membukukan penjualan sebanyak 20 unit motor sepanjang 10 hari pameran IIMS 2018. Satu hal yang cukup menarik, ternyata motor adventure paling mungil G 310 GS mampu menyumbang penjualan paling tinggi. Bahkan motor yang dibandrol Rp 130 juta itu memberikan kontribusi sebesar 65 persen dari total penjualan BMW Motorrad di IIMS 2018. Kalau dari angkanya, G 310 GS ini laku sebanyak 13 unit di IIMS 2018 bro! Timpang banget dibandingkan dengan model-model lain yang rata-rata terjual satu unit seperti HP4 Race, S 1000 RR, R NineT Urban G/S, R NineT Scrambler, dan R NineT Spezial, sedangkan G 310 R bisa terjual sebanyak dua unit.

Memang apa yang menarik dari G 310 GS? Kok bisa laku keras di IIMS 2018? IMHO ini adalah motor baru dalam jajaran produk BMW Motorrad Indonesia. Sebagai motor baru rasanya cukup lumrah kalau penjualannya banyak karena udah banyak konsumen yang menanti-nantikan. Alasan berikutnya, ini motor paling murah yang dijual oleh BMW Motorrad di Indonesia. Angka Rp 100 jutaan buat motor BMW itu murah banget! Soalnya motor-motor lainnya dari BMW harganya kebanyakan di atas Rp 500 juta. Malah beberapa produk bisa tembus lebih dari Rp 1 miliar. Nah, dengan harga yang cuma Rp 100 jutaan ini G 310 GS jadi toys baru buat para juragan di Tanah Air. Para juaragan ini biasanya udah pada punya moge-mogenya yang tentunya hanya sebagai weekend warrior. Sedangkan G 310 GS dipakai buat mainan, motor ancur-ancuran, atau malah motor yang bisa dipakai harian. Mereka perlu motor kecil namun tetap berkelas.



Sekedar informasi mengenai G 310 GS, motor ini sebenarnya dibangun dari basis mesin dan rangka G 310 R. Bedanya G 310 R beraura naked bike, sementara G 310 GS berdarah adventure layaknya R 1200 GS series. Baik G 310 R maupun G 310 GS dirancang sendiri oleh BMW Motorrad, tapi kemudian produksinya diserahkan kepada TVS di India. Jadi ya bisa dibilang motor berdarah Jerman kelahiran India. Tujuan diproduksi di India tentu biar biaya produksi rendah yang ujung-ujungnya bisa menekan harga jual motor agar murah. Itu menjadi strategi BMW Motorrad untuk masuk ke segmen motor kecil dan menjamah market-market di negara berkembang.

Advertisements