• Home »
  • Article »
  • Kran Indent GPX Moto TSE250R Telah Dibuka, Booking Fee Rp 1 Juta Saja!

Kran Indent GPX Moto TSE250R Telah Dibuka, Booking Fee Rp 1 Juta Saja!



Temen-temen sekalian… Motor enduro 2-stroke asal China, GPX Moto TSE250R, dipastikan bakal diboyong ke Indonesia dan dipasarkan oleh Dr. No Off Road Industries (PT El Rhino Global). Perusahaan yang sama juga menjual secara resmi dirt bike Yamaha YZ series (YZ65,YZ85, YZ125, YZ250F, YZ450F, YZ125X, YZ250X, YZ250FX), motor Gas Gas asal Spanyol, dan juga produk dirt bike KTM. Asyiknya, Dr. No Off Road Industries sekarang sudah membuka kran indent bagi para calon konsumen yang pengen mendapatkan GPX Moto TSE250R lebih awal.

Untuk bisa melakukan indent atau pemesanan, tentunya konsumen perlu membayar booking fee. Beruntung Dr. No Off Road Industries nggak mematok booking fee yang tinggi. Calon konsumen hanya perlu menyetor booking fee Rp 1 juta untuk mendapatkan antrean indent. Murah yak?? Terus harga motornya berapa mas? Ini kayaknya masih belum benar-benar fixed deh… Sebelumnya dari pihak Dr. No Off Road Industries bilang GPX Moto TSE250R bakal dibandrol dengan harga kurang dari 69 juta. Tapi belakangan muncul angka Rp 70 juta. Setidaknya konsumen ada gambaran lah mengenai harga GPX Moto TSE250R ada di range Rp 68-70 juta off the road. Rencananya unit GPX Moto TSE250R bakal masuk ke Indonesia sekitar bulan Juni atau Juli 2018. Jadi nggak lama lagi yah…

Sekedar informasi buat temen-temen yang belum begitu paham tentang GPX Moto TSE250R… Bisa dibilang motor ini mencomot berbagai macam teknologi dari sejumlah motor trail ternama di dunia. Frame misalnya, menggunakan model central tube yang terbuat dari bahan chromoly, mirip seperti motor Husqvarna dan KTM. Beralih ke mesin, GPX Moto TSE250R pakai mesin motor trail lawas Yamaha D230 Lanza yang ditingkatkan kapasitas mesinnya menjadi 250 cc. Imbasnya power GPX Moto TSE250R diklaim tembus 40 HP. Sangat oke kan untuk motor enduro buatan China? Lanjut soal suspensi, motor ini mengandalkan suspensi bermerek Fastace, tapi menurut pihak Dr. No Off Road Industries konstruksi bagian dalam suspensi sangat identik dengan merek WP yang dipakai oleh Husqvarna dan KTM, sedangkan kaliper rem juga identik dengan milik Brembo yang terpasang pada motor enduro Husqvarna dan KTM.



Apakah cuma itu aja? Ternyata masih ada sejumlah kemiripan antara GPX Moto TSE250R dengan motor enduro Eropa. Sebut saja bodywork yang agak-agak mirip Husqvarna. Ada versi GPX Moto TSE250R yang menggunakan headlight identik dengan Yamaha WR250F/WR450F, ada pula versi yang memakai headlight menyerupai Husqvarna. Ya meskipun nggak mirip 100 persen dengan Husqvarna, bisa dibilang GPX Moto TSE250R secara penampilan dan sejumlah fitur adalah kloningan dari Husqvarna. Satu hal yang bikin mencengangkan, GPX Moto TSE250R dijual dengan bandrol tidak sampai separuh dari harga motor enduro Husqvarna yang rata-rata tembus Rp 150-180 jutaan. Apalagi GPX Moto TSE250R sudah dilengkapi double starter (electric starter & kick starter) dan sistem pencampuran oli samping secara otomatis yang membuatnya semakin memikat.

Nah… Buat temen-temen yang tertarik dan mau gambling ngambil GPX Moto TSE250R, nggak ada salahnya tuh indent dari sekarang. Biar lebih awal dapat unitnya. Toh booking fee-nya juga nggak gede. Tapi kalau masih ragu dan pengen lihat atau tes barangnya dulu ya mending wait and see sampai unit motor berada di Indonesia pada semester kedua tahun ini. Terus bagi yang nggak demen mesin 2-stroke, Dr. No Off Road Industries juga bakal memasukkan versi 4-stroke. Kalau nggak salah GPX Moto FSE250E dan GPX Moto FSE250R. Harganya jelas lebih murah daripada versi 2-stroke ya!

Advertisements