Siapa Lawan Sepadan Motor Enduro 2-Stroke GPX Moto TSE250R??



Sebentar lagi motor enduro 2-stroke asal Tiongkok, GPX Moto TSE250R, yang diproduksi oleh Hengjian Motorcycle bakal menyapa Indonesia. Motor ini masuk ke Indonesia melalui Dr. No Off Road Industries (PT El Rhino Global) yang sekarang juga menjadi distributor dan dealer resmi motor Yamaha YZ series, Gas Gas, dan KTM. TSE250R sendiri diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar bulan Juni-Juli 2018 dengan bandrol harga kurang lebih Rp 70 juta. Motor enduro 2-stroke dengan electric starter dan berbagai kelengkapan penunjang seperti headlight, tail light, frame guard, hand guard, dan lain-lain tapi harga cuma Rp 70 juta, rasanya cukup menarik ya. Mungkin sekarng temen-temen jadi penasaran, siapa sih lawan sepadan bagi TSE250R ketika masuk ke Indonesia nanti?

Kalau ngomongin soal motor enduro 2-stroke 250 cc, TSE250R ini bisa kita sandingkan dengan sejumlah motor enduro asal Eropa macam KTM 250 EXC, Husqvarna TE 250, Sherco 250 SE-R, Beta RR 2T 250, atau Beta Xtrainer 250. Itu kalau sekedar ngomongin kapasitas mesin 250 cc 2-stroke ya… Tapi soal angka power dan harga, deretan motor-motor enduro asal Eropa jauh berada di atas TSE250R. Power motor enduro 250 cc 2-stroke Eropa bisa lebih dari 50 HP, dan bandrol harganya pun tembus di atas Rp 150 juta. Jauh banget di atas TSE250R kan? Beli motor enduro 250 cc 2-stroke Eropa sebiji bisa dapat TSE250R dua biji. Itupun masih dapat kembalian. Hehehe… Ada sih motor Jepang Yamaha YZ250X dengan harga Rp 86 juta. Sayangnya YZ250X itu bukan motor enduro tulen, melainkan lebih condong sebagai motor cross-country yang nggak dilengkapi lampu-lampu dan tanpa electric starter. Agak rempong juga main off road tanpa electric starter ya…

Misal yang jadi acuan angka power… TSE250R ini kurang lebih berimbang dengan motor enduro 250 cc 4-stroke asal Eropa, sebut saja KTM 250 EXC-F, Husqvarna FE 250, atau Sherco 250 SEF-R. Namun lagi-lagi dari segi harga motor KTM, Husky, dan Sherco lebih dari dua kali lipat di atas TSE250R. Bagaimana kalau yang jadi acuan adalah harga jual? Dengan bandrol Rp 70 juta, TSE250R bisa head-to-head dengan Yamaha YZ125X. Motor 125 cc 2-stroke dari Yamaha ini bisa dipastikan punya bobot yang sangat enteng dan power lumayan. Cuma kasusnya mirip kayak YZ250X, nggak punya lampu-lampu dan electric starter. Plus powernya sedikit lebih rendah daripada TSE250R. Kemudian di range harga Rp 70 juta juga ada Gazgas GE 250 GZ1/GZ2. Masalahnya produk Gazgas ini pakai mesin 250 cc 4-stroke yang secara tenaga jauh di bawah TSE250R.



IMHO nggak ada lawan yang benar-benar sepadan dengan TSE250R. Motor ini tergolong unik karena menggunakan mesin 250 cc 2-stroke plus lampu-lampu dan electric starter dengan tenaga kurang lebih setara dengan 250 cc 4-stroke Eropa. Asyiknya bandrol harga TSE250R itu nggak sampai separuh dari motor enduro Eropa, bahkan setara dengan motor cross-country Jepang yang kapasitas mesinnya lebih kecil (YZ125X). Lebih mencengangkan lagi kabarnya TSE250R pakai frame yang identik dengan Husky/KTM, serta jeroan suspensi identik dengan WP yang dipakai Husky/KTM, juga sistem pengereman yang mirip milik Brembo pada motor Husky/KTM. Sadis Tiongkok mah soal jiplak-menjiplak. Wkwkwkwkwk… Apakah TSE250R bakal sukses di Indonesia? Tentu kita harus menunggu sampai motor ini benar-benar datang ke sini.

Advertisements