• Home »
  • Article »
  • Viar Perkenalkan E-Cross – Bobot 50 Kg, Baterai Sanggup Tempuh 100 Km!

Viar Perkenalkan E-Cross – Bobot 50 Kg, Baterai Sanggup Tempuh 100 Km!

Yups… Seperti yang Adventuriderz.com bilang di artikel sebelumnya, Viar Motor Indonesia akhirnya resmi memperkenalkan sebuah konsep motor baru berupa motor trail dengan mesin elektrik. Trail dan elektrik jelas perpaduan yang sangat manis buat Viar. Kenapa? Karena sejak tahun 2014 yang lalu Viar punya produk motor trail yang sangat booming dan gaungnya masih ada sampai sekarang melalui deretan motor Cross-X series. Kemudian sejak tahun 2017 yang lalu Viar meluncurkan scooter Q1 yang menggunakan mesin elektrik. Asyiknya, Q1 juga bisa diterima dengan baik oleh market. Nggak heran kalau akhirnya Viar mengombinasikan antara motor trail dengan mesin elektrik dalam bentuk Viar E-Cross.

Melihat penampakannya, E-Cross bisa dibilang cakep dan keren banget. Bentuknya sangat slim, ringkas, sederhana, nyentrik, dan nggak pasaran. Terus ukuran bannya juga cukup nyeleneh. Depan belakang pakai ring 19 inch. Lebih menarik lagi karena E-Cross sudah menggunakan frame full aluminium. Nggak heran kalau bobotnya diklaim sangat ringan, cuma 50 kg. Bayangin deh ngetrail pakai motor berbobot 50 kg! Pasti enteng banget dan nggak kerepotan kalau jatuh bangun. Iya nggak? Overall menurut Adventuriderz.com E-Cross lebih mirip kayak mountain bike (MTB) ketimbang sebuah motor trail. Asli ringkas banget. Apalagi motor elektrik ini pakai stang yang sangat flat mirip punya MTB dan lampu super mungil layaknya lampu sepeda.

Kabarnya Viar mengeluarkan dua varian E-Cross. Pertama adalah E-Cross Lite, sedangkan yang kedua E-Cross Advance. Nggak ada perbedaan desain maupun dimensi di antara keduanya. Mereka berdua benar-benar identik. Bedanya E-Cross Lite kapasitas baterainya lebih kecil, yaitu 48 Volt 32 Ampere Hours (48V/32AH), sementara E-Cross Advance pakai baterai 60 Volt 32 Ampere Hours (60V/32AH). Karena E-Cross Advance mendukung sistem pengisian baterai fast charging maka untuk sekali pengisian dari baterai kosong hingga penuh cuma butuh waktu tiga jam. Di sisi lain untuk mengisi baterai E-Cross Lite hingga penuh perlu waktu enam jam. Selain itu, E-Cross Advance juga pakai suspensi upside down di bagian depan, sedangkan E-Cross Lite masih pakai suspensi model teleskopik. Oh ya, dalam satu kali pengisian baterai, E-Cross sanggup menempuh jarak 100 km. Sangat lumayan kan? Kayaknya buat off road tiga sampai empat jam juga cukup deh…

Terus berapa harganya? Sampai sekarang Viar Motor Indonesia masih belum declare harga E-Cross. Ini masih dalam tahap perkenalan aja bro, belum resmi launching. Kemungkinan besar Viar bakal mengumumkan harga E-Cross di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 mendatang. Mudah-mudahan harganya terjangkau ya khas Viar ya, biar bisa menjangkau semua kalangan. Toh selama ini Viar terbukti mampu memberikan harga yang sangat rasional kepada konsumennya.

Foto: Vandra/Monkeymotoblog.com

Advertisements