Perkiraan Bandrol Harga Motor Trail Elektrik Viar E-Cross



Well… Viar Motor Indonesia kembali memberikan gebrakan di market motor Tanah Air. Setelah sukses meluncurkan motor scooter elektrik Q1 dan dapat diterima pasar dengan baik, Viar memperkenalkan konsep motor trail elektrik yang diberi nama E-Cross. Temen-temen yang demen motor trail pasti juga pada paham kalau dalam waktu beberapa tahun terakhir ini Viar memang cukup getol menggelontorkan motor trail dalam varian Cross X series. Nah, E-Cross ini boleh dibilang sebagai inovasi untuk memperkuat lineup motor trail sekaligus motor listrik yang dimiliki oleh Viar di Indonesia.

IMHO E-Cross desainnya cenderung mirip seperti mountain bike (MTB) atau sepeda downhill gitu lah… Motor yang satu ini sangat ringkas, ramping, sederhana, dan yang pasti nyentrik. Framenya sangat keren, terbuat dari bahan full aluminium yang menggendong baterai berukuran cukup besar. Makanya nggak heran kalau bobot E-Cross amat sangat ringan, cuma 50 kg doang. Ukuran bannya pun cukup unik depan-belakang menggunakan diameter 19 inch. Beda dengan motor trail pada umumnya yang pakai ukuran 16-19 inch atau 18-21 inch. Handlebar terlihat flat yang cukup mirip seperti MTB. Rem cakramnya pun menggunakan sistem mekanis layaknya sepeda, bukan hidrolik seperti motor pada umumnya.

Secara total ada dua varian E-Cross yang diperkenalkan Viar belum lama ini, yaitu E-Cross Lite dan E-Cross Advance. Desain keduanya amat identik dan menggunakan komponen yang hampir sama. Tapi ada dua perbedaan mendasar antara E-Cross Lite dan E-Cross Advance. Pertama adalah baterai di mana E-Cross Advance punya voltase yang lebih besar sehingga memberikan power lebih besar pula serta memiliki fitur fast charging. Untuk mengisi baterai E-Cross Advance dari kosong sampai penuh hanya perlu waktu tiga jam, sedangkan E-Cross Lite perlu waktu enam jam. Soal jarak tempuh keduanya sama kok, sekitar 100 km. Kemudian perbedaan kedua ada di sektor suspensi depan. E-Cross Lite pakai suspensi teleskopik, sementara E-Cross Advance disematkan suspensi upside down.



Sekarang ini cukup banyak yang penasaran mengenai harga E-Cross di Indonesia. Kira-kira berapa bandrol harganya?? Sayangnya sampai sekarang belum ada bandrol resmi dari Viar. Toh E-Cross baru sebatas motor konsep yang belum dijual resmi. Viar baru akan mengumumkan harga sekitar bulan Agustus bertepatan dengan pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Motor itu sendiri kemungkinan baru dijual resmi tahun 2019. Masih cukup lama karena Viar bakal memberikan sejumlah update terhadap motor konsep E-Cross agar lebih sempurna.

Walaupun harga E-Cross belum nongol bukan berarti kita nggak bisa memperkirakannya ya… E-Cross sebenarnya bukan barang yang totally new. Motor serupa udah dijual di luar negeri, baik itu di China, Amerika Utara, maupun Australia. Pada dasarnya produk ini memang berasal dari China. Di Amerika Utara misalnya, E-Cross dijual dengan nama Sur-Ron MX Electric. Dengan spesifikasi sangat identik dengan E-Cross,¬†Sur-Ron MX Electric di Amerika Utara dibandrol dengan harga US$ 3.475 atau setara dengan Rp 49,2 juta. Lalu di Australia dijual dengan harga sekitar Rp 52,6 juta. Jadi bukan mustahil E-Cross nanti dijual di angka Rp 50 jutaan di Indonesia. Mahal? Ya tentu karena teknologi motor elektrik memang masih susah dibikin murah. Apalagi E-Cross ini punya tenaga yang lumayan oke. Kurang lebih tenaganya setara lah dengan motor trail 110 cc mesin konvensional. Buat off road ya bisa banget… Kalaupun nanti Viar bisa membandrol E-Cross lebih murah, kemungkinan sih nggak jauh-jauh di bawah Rp 50 juta.

Advertisements