KTM Masih Konsisten Keluarkan 125 & 150 XC-W Pada Model Year 2019

Yups… KTM secara resmi telah memperkenalkan lineup motor enduro model year 2019 sebagai update dari deretan motor enduro model year 2018 yang ada di pasaran sekarang ini. Total ada delapan motor enduro model year 2019 yang dikeluarkan oleh KTM, termasuk dua di antaranya bermesin 2-stroke yang kapasitasnya kecil, yaitu KTM 125 XC-W dan KTM 150 XC-W. Ini bisa menjadi indikasi bahwa KTM masih cukup concern terhadap para rider enduro pemula yang butuh motor berkapasitas kecil. Asyiknya, KTM 125 XC-W dan KTM 150 XC-W ternyata mendapatkan cukup banyak ubahan dari KTM. Apa saja ubahannya?

Sektor pertama yang diutak-atik oleh KTM pada motor KTM 125 XC-W dan KTM 150 XC-W adalah sektor mesin. Mesin kedua motor itu mendapatkan silinder baru dengan exhaust port yang berbeda dan power valve baru. KTM mengklaim ubahan yang dilakukan tersebut secara signifikan meningkatkan torsi sekaligus memberikan power delivery yang lebih smooth. Bahkan menurut pabrikan asal Austria, KTM 125 XC-W dan KTM 150 XC-W masih memiliki performa terbaik di kelasnya. Akan tetapi, KTM 125 XC-W dan KTM 150 XC-W tetap mempertahankan tradisi lama dengan penyematan sistem pembakaran karburator Mikuni 38 mm. Beda dengan dua kakaknya KTM 250 EXC TPI dan KTM 300 EXC TPI yang sudah menggunakan sistem pembakaran injeksi sejak model year 2018. Oleh karena itu, KTM menyarankan dua jagoan kecilnya ini dipakai di lintasan tertutup (closed-course) saja karena nggak comply dengan regulasi emisi Euro 4.

Selain performa lebih meledak, KTM juga memperbaiki dudukan kick starter untuk meningkatkan reliabilitas. Sistem kopling DS yang tersemat pun mendapatkan desain baru lengkap dengan penutup kopling baru yang imbasnya mengurangi lebar engine hingga 10 mm dibandingkan dengan mesin generasi sebelumnya. Nggak cuma itu, KTM melakukan tuning terhadap sistem transmisi Pankl  6-percepatan pada kedua motor untuk menawarkan fungsi yang lebih baik dan meningkatkan reliabilitas.

Sama seperti enam motor enduro model year 2019 lainnya (KTM 250/300 EXC TPI, KTM 250/350/450/500 EXC-F), KTM 125/150 XC-W juga mendapatkan sentuhan di sektor suspensi. Suspensi depan WP Xplor 48 masih dipertahankan. Hanya saja settingannya dibikin lebih keras. Kemudian suspensi belakang WP Xplor PDS juga di-setting lebih keras dibadingkan dengan motor model year 2018 untuk mengimbangi tingkat kekerasan pada suspensi depan. Secara penampilan frame KTM 125/150 XC-W model year 2019 dilabur dengan warna orange, grafis body didominasi oleh warna orange yang dipadu dengan warna hitam, dan jok bagian belakang ada gripnya agar tidak licin saat basah maupun melewati kondisi track berlumpur. Untuk baterai lithium ion, semua motor enduro model year 2019 mendapatkan update dengan kapasitas lebih besar (2 Ah), kecuali KTM 125 XC-W karena nggak dilengkapi dengan electric starter.

Apakah KTM 125 XC-W dan KTM 150 XC-W model year 2019 bakal masuk ke Indonesia? Pengalaman yang sudah-sudah sih motor bermesin kecil ini tetap masuk ke Indonesia, terutama KTM 150 XC-W. Nggak tahu kenapa dalam beberapa tahun ke belakang versi 125 nggak menampakkan batang stangnya. Yang masuk cuma versi 150. Itupun dalam jumlah yang sangat terbatas dan harga nggak bisa dikatakan murah. Kadang serba dilema juga buat KTM Indonesia jualan KTM 125/150 XC-W. Kenapa? Karena konsumen Indonesia jarang yang mengenal sistem penjenjangan dalam membeli motor. Dua motor itu kapasitas mesinnya kecil, tapi harganya mendekati KTM 250/300 EXC. Jadi ya nggak heran kalau 250/300 masih lebih laris ketimbang 125/150. Ada duit beli sekalian yang gede. Begitulah tipikal konsumen di Indonesia…

Advertisements