• Home »
  • Article »
  • Green Hell – “Tanjakan Neraka” Penentu Kemenangan di Erzbergrodeo 2018

Green Hell – “Tanjakan Neraka” Penentu Kemenangan di Erzbergrodeo 2018

Kompetisi hard enduro Erzbergrodeo Red Bull Hare Scramble 2018 yang digelar di Austria memang telah usai pada minggu lalu. Pembalap gaek berusia 43 tahun Graham Jarvis (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) sukses menjadi pemenang, sedangkan dua pembalap Red Bull KTM Factory Racing Jonny Walker dan Manuel Lettenbichler masing-masing menempati podium kedua dan ketiga. Akan tetapi kompetisi ini masih sangat menarik untuk dibahas khususnya adalah Check Point (CP) 21 – Green Hell yang menjadi penentu utama perebutan gelar juara Erzbergrodeo 2018. Yuk kita bahas lebih detail mengenai Green Hell!

Green Hell itu sebenarnya memiliki nama asli green hill adalah perbukitan hijau yang berada di area pertarungan Erzbergrodeo. Perbukitan hijau itu kemudian diplesetkan namanya menjadi Green Hell alias perbukitan neraka yang sangat menentukan siapa juara Erzbergrodeo. Pembalap yang bisa keluar dari Green Hell paling pertama hampir bisa dipastikan bakal menjadi pemenang Erzbergrodeo 2018. Laah… Kenapa kok bisa disebut perbukitan neraka? Ya karena para pembalap sudah mengarungi balapan yang keras sejak awal sehingga sangat kelelahan, kemudian dipertemukan dengan tanjakan yang sangat curam, licin, berupa tanah hitam yang gembur di bawah rimbunnya pepohonan. Belum lagi di sana juga ada serpihan bebatuan dan akar-akar pohon yang menjulang sehingga semakin menyulitkan para pembalap untuk mendapatkan traksi pada motor mereka. Terbukti hanya beberapa pembalap yang bisa keluar dari Green Hell dengan cepat.

Nah… Pada awalnya pembalap yang masuk ke Green Hell paling pertama adalah Manuel Lettenbichler, lalu disusul oleh Billy Bolt (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing). Jarak mereka berdua dengan pembalap-pembalap di belakang bisa dibilang lumayan jauh. Tapi sayangnya mereka berdua stuck sangat lama di Green Hell. Bahkan saat Manuel Lettenbichler dan Billy Bolt saling bahu-membahu menolong satu sama lain pun membutuhkan proses yang sangat lama agar bisa sampai ke puncak Green Hell. Waktu mereka benar-benar banyak terbuang. Saat Manuel dan Billy saling membantu, Graham Jarvis nongol. Nggak lama kemudian Jonny Walker juga nongol. Berbeda dengan Manuel dan Billy yang saling bantu mendorong dan menarik motor, Graham dan Jonny memilih menaikkan motor mereka sendiri. Nggak bisa dipungkiri pengalaman Graham dan Jonny memang jauh lebih banyak ketimbang Manuel dan Billy. Graham dan Jonny pun suskes melewati Manuel dan Billy untuk terus meluncur menuju garis finish. Akhirnya dengan segudang pengalaman yang dimiliki Graham Jarvis meraih empat kali kemenangan di Erzbergrodeo sepanjang karirnya, sedangkan Manuel Lettenbichler yang sudah menatap kemenangan di depan mata harus puas berada di podium ketiga. Monggo deh simak foto-foto para pembalap top dunia ini saat melibas Green Hell berikut:

Manuel Lettenbichler (KTM) – Billy Bolt (Husqvarna)

Graham Jarvis (Husqvarna)

Jonny Walker (KTM) – Graham Jarvis (Husqvarna)

Jonny Walker (KTM)

Manuel Lettenbichler (KTM) – Billy Bolt (Husqvarna)

Advertisements