Harga Motor GPX 4-Stroke Lebih Murah Daripada Versi 2-Stroke

GPX Moto, brand motor asal Amerika Serikat yang sebenarnya mengambil unit dari Tiongkok, telah resmi dipasarkan di Indonesia. Merek GPX Moto di Indonesia dijual oleh Dr. No Offroad Industries (PT El Rhino Global) yang juga memasarkan motor trail Yamaha, Gas Gas, dan KTM. Kalau nggak salah info, unit moto GPX Moto itu diproduksi oleh Loncin. Kenal kan dengan brand tersebut? Pasti kenal lah… Soalnya Loncin tergolong sebagai salah satu pabrikan besar di China dan pernah masuk ke Tanah Air juga. Terus apa saja varian motor GPX Moto yang dijual di sini?

Untuk sementara baru ada dua varian GPX Moto yang dipasarkan oleh Dr. No Offroad Industries di Indonesia. Pertama adalah GPX Moto TSE250R yang mengusung mesin 2-stroke, sedangkan yang kedua adalah GPX Moto FSE250R dengan mengandalkan mesin 4-stroke berpendingin cairan. Dari dua produk itu yang cukup menggebrak tentu saja versi 2-stroke. Kenapa? Karena mungkin GPX Moto TSE250R menjadi motor enduro 2-stroke pertama yang diproduksi oleh pabrikan asal China. Apalagi GPX Moto TSE250R mengusung banyak teknologi yang mencomot dari brand-brand Eropa dan Jepang. Contoh, frame motor ini mirip dengan punya KTM/Husky yang terbuat dari bahan chromoly, suspensi pakai merek Fastace dengan jeroan yang katanya sama dengan suspensi WP pada motor KTM/Husky, lalu kaliper rem mirip dengan Brembo yang juga terpasang di motor KTM/Husky. Oh ya, mesin GPX Moto TSE250R menggunakan basis dari Yamaha D230 Lanza yang sudah dinaikkan kapasitasnya menjadi 250 cc. Jadi bisa dibilang GPX Moto TSE250R itu motor enduro 2-stroke perpaduan antara teknologi Eropa dan Jepang tapi dengan harga khas Tiongkok. Di Indonesia GPX Moto TSE250R dijual dengan harga Rp 72 juta off the road!

Bagaimana dengan GPX Moto FSE250R? IMHO motor ini menggunakan desain, frame, suspensi, dan sejumlah komponen yang identik dengan GPX Moto TSE250R. Bedanya GPX Moto FSE250R mengusung mesin 250 cc 4-stroke. Nggak tahu deh basic mesin apa yang dipakai oleh FSE250R. Tapi kemungkinan besar cukup mirip dengan basic mesin Zongshen NC250 seperti yang terpasang di motor Viar Cross X 250, Gazgas GE 250, atau Cleveland Hooligun 250X. Asyiknya FSE250R lagi-lagi dibandrol dengan harga bersahabat, hanya Rp 55 juta off the road. Hmmm… Dengan bandrol harga segitu kayaknya bakal head-to-head dengan Viar Cross X 250 SF ya??

Kesimpulannya, GPX Moto FSE250R (4-stroke) ternyata bandrol harganya lebih murah daripada GPX Moto TSE250R (2-stroke). Ini agak unik karena biasanya sebuah brand motor, ntah itu KTM, Husky, Sherco, Beta, atau Yamaha, membandrol motor 2-stroke lebih murah daripada yang 4-stroke. Tapi pada case GPX Moto ini justru sebaliknya. Adventuriderz.com nggak tahu apa alasannya. Kemungkinan sih akibat teknologi pada mesin 4-stroke GPX nggak terlalu revolusioner, sedangkan di sisi lain performa yang 2-stroke jauh lebih tinggi.

Advertisements