Dugaan Tepat!! Trail Elektrik Viar E-Cross Dibandrol Rp 50 Jutaan

Belum lama ini Viar Motor Indonesia memperkenalkan kepada publik sosok motor trail elektrik yang diberi nama E-Cross. IMHO strategi Viar ini cukup menarik. Kenapa? Karena dalam beberapa tahun terakhir Viar relatif sukses dengan lineup motor trail Cross X series. Mulai dari motor trail buat anak-anak seperti Cross X 70 MT, Cross X 100 MT, dan Cross X 150 SF hingga motor trail buat rider dewasa macam Cross X 150, Cross X 200 GT, Cross X 200 ES, Cross X 250 ES, dan Cross X 250 EC semuanya tersedia lengkap! Setelah sukses dengan Cross X series, Viar juga sukses mengeluarkan skuter elektrik bernama Q1. Jadi diperkenalkannya E-Cross adalah strategi cerdik Viar dalam mengawinkan teknologi motor elektrik ke dalam sosok motor trail… Apakah E-Cross akan sukses?

Sebenarnya E-Cross bukanlah motor yang dikembangkan sendiri oleh Viar. Bisa dibilang E-Cross mencomot teknologi, desain, atau malah mencomot unit dari Tiongkok. Bahkan E-Cross sudah dijual di berbagai belahan dunia seperti China, Amerika Utara, hingga Australia dengan merek SUR-RON MX Electric. Dalam perkenalan beberapa waktu yang lalu itu Viar menegaskan E-Cross masih dalam bentuk prototipe dan baru akan dijual resmi di pasaran pada tahun 2019. Saat itu Viar nggak memberikan info sama sekali mengenai harga. Perkiraan bandrol harga masih ditutup rapat bro!!

Nah… Di artikel sebelumnya Adventuriderz.com memperkirakan E-Cross nggak bakal dibandrol dengan harga yang murah. Paling nggak motor ini bakal nangkring di angka Rp 50 jutaan. Apa alasannya? Ya karena di market global SUR-RON MX Electric dijual pada rentang harga antara Rp 49-55 juta. Rasanya impossible membandrol E-Cross jauh lebih murah daripada SUR-RON MX Electric yang ada di luar negeri. Apalagi spesifikasi keduanya nggak jauh berbeda. Ada sedikit-sedikit perbedaan spec itu lumrah… Tapi yang jelas perbedaannya nggak terlalu jauh kok… Bagaimana faktanya? Berapa bandrol harga E-Cross di Indonesia?

Yups… Dikutip dari detikOto, Pak Deden Gunawan selaku Corporate Manager PT Triangle Motorindo (Viar Motor Indonesia) di GIIAS 2018 bilang bahwa E-Cross akan dijual dengan harga Rp 52 juta. Jadi persis, nggak meleset dari prediksi Adventuriderz.com kan? Menurut rencana akan ada dua versi E-Cross yang ditawarkan kepada konsumen, yaitu E-Cross Lite dan E-Cross Advance. Perbedaan utama kedua varian itu terletak di sektor suspensi dan kapasitas baterai. Oh ya, kalau ada konsumen yang tertarik dengan E-Cross sudah bisa indent mulai dari sekarang. Tapi unit baru bisa diterima pada tahun 2019.

“Viar E-Cross baru tahun depan, pada semester awal baru akan kita jual. Harganya Rp 52 juta. Jika ada konsumen yang menginginkan E-Cross saat ini, maka konsumen harus menunggu (hingga 2019),” ungkap Pak Deden.

Terus terang aja, Adventuriderz.com menilai penampilan E-Cross lebih mirip seperti mountain bike (MTB) daripada seperti sosok motor trail beneran. Desainnya sangat sederhana, ukuran ringkas, tidak bisa buat boncengan, tidak ada lampu, dan rem cakram pun masih menggunakan kabel mekanis (bukan rem hidrolis). Tapi kenapa kok mahal? Ya karena teknologi motor elektrik memang masih mahal. Apalagi kalau kapasitas baterainya gede plus waktu charging singkat… Itu lebih mahal lagi… Namanya teknologi baru lebih hemat, tanpa polusi karbon, dan tanpa polusi suara ya pasti nggak murah. Mungkin nanti kalau teknologi motor elektrik sudah banyak yang pakai, sudah banyak peminatnya, dan bisa diproduksi dalam jumlah masif pasti secara perlahan harganya akan bersahabat.

Advertisements