Gas Gas EnduroGP MY2019 Meluncur di EICMA 2018, Siap Masuk Indonesia Sob!

Bukan rahasia lagi EICMA yang digelar di Milan setiap tahun merupakan salah satu pameran motor terbesar di dunia. Nggak heran kalau banyak banget pabrikan motor baik itu dari Eropa, Asia, Amerika Serikat, maupun wilayah-wilayah lainnya memanfaatkan momen EICMA untuk meluncurkan produk baru. Di EICMA 2018, Gas Gas sebagai pabrikan motor off-road asal Spanyol juga ikut ambil bagian. Gas Gas cukup banyak memboyong produk untuk dipamerkan, termasuk ada produk baru di segmen motor enduro, yaitu Gas Gas EnduroGP 250 dan Gas Gas EnduroGP 300 generasi terbaru model year 2019 (MY2019).

Pada dasarnya Gas Gas EnduroGP 250/300 model year 2019 dibangun dari basis motor enduro Gas Gas EC 250/300  model year 2019 yang mengusung mesin 2-tak. Hanya saja Gas Gas EnduroGP 250/300 memiliki aura racing yang lebih kuat. Hal itu memang nggak mengherankan. Sebab corak dan sejumlah komponen yang terpasang di Gas Gas EnduroGP 250/300 itu sama persis seperti motor yang digunakan oleh tim factory Gas Gas di ajang balap Enduro World Championship (EnduroGP). Para pembalap official Gas Gas macam Christophe Nambotin, Danny McCanney, Antoine Basset, dan Eemil Pohjola semuanya pakai motor yang serupa dengan Gas Gas EnduroGP 250/300.

Untuk motor generasi terbaru model year 2019, Gas Gas membekali EnduroGP 250/300 dengan sejumlah part racing papan atas. Misalnya saja cover kopling dibuat oleh Rekluse, knalpot merek FMF PowerCore 2.1, handlebar dan handgrip dari Renthal, triple clamps merek X-Trig dengan warna merah anodized, dan suspensi depan Kayaba EnduroGP dengan DLS coating. Menurut Gas Gas, semua komponen itu membuat rider yang menggeber EnduroGP 250/300 bakal merasa pede melewati berbagai macam rintangan di medan off-road. Apalagi bobot motor juga sangat enteng, cuma 105 kg.

Masih belum puas? Ternyata ada sejumlah komponen dan fitur lain yang membuat EnduroGP 250/300 generasi terbaru bisa bikin ngiler para penggemar motor enduro. Contohnya adalah motor ini sudah dilengkapi dengan ignition dual map. Rider bisa memilih antara engine mapping “Dry” yang memungkinkan power motor keluar secara maksimum atau engine mapping “Rain” yang membuat power menjadi lebih jinak sehingga motor mendapatkan traksi yang optimal ketika melewati track basah, licin, dan berlumpur. Kemudian pada ban depan terpasang axle puller baru yang memungkinkan rider membongkar-pasang ban depan dengan mudah. Selain itu, EnduroGP 250/300 generasi terbaru menggunakan disc brake full floating dari NG yang dilengkapi dengan kaliper dan piston buatan Nissin, velg Goldspeed berwarna hitam anodized, ban Michelin Enduro Medium, plastic body yang nggak bisa rusak/pecah, sistem kopling hidrolik dari Regina, sprocket Regina, serta rantai Z-Ring juga buatan Regina. Sentuhan terakhir yang membuat EnduroGP 250/300 semakin mirip dengan motor tim factory tentu saja warna grafisnya. Gas Gas tetap mempertahankan warna dominan merah yang kemudian diberi aksen putih cukup besar dan tulisan “Gas Gas” berukuran besar dengan warna hitam. Nice!!

Apakah motor ini bakal dijual di Indonesia?? Itu sih sudah pasti bro!! Karena di Indonesia sudah ada distributor resmi motor Gas Gas, yaitu Dr. No Offroad Industries. Tapi kemungkinan yang masuk cuma versi 300 cc. Mengenai kapan waktunya memang masih belum jelas. Lha motornya aja juga baru dirilis di EICMA 2018 kan… Kemungkinan sih baru akan masuk ke Indonesia tahun depan. Sekarang yang sudah ada di Tanah Air adalah EnduroGP 300 model year 2018 dengan bandrol harga Rp 135 juta off  the road atau Rp 155 juta on the road. Bisa jadi EnduroGP 300 generasi terbaru ini harganya nggak jauh beda dengan generasi sebelumnya. Kalaupun naik ya normal, namun selisihnya nggak akan banyak. Tunggu aja ya!!

Advertisements