• Home »
  • Article »
  • Dua Rider KTM Siap Tempur di Final WESS 2018 – Red Bull Knock Out

Dua Rider KTM Siap Tempur di Final WESS 2018 – Red Bull Knock Out

Akhir pekan ini World Enduro Super Series (WESS) 2018 memasuki perhelatan terakhir dengan diperlombakannya Red Bull Knock Out di Belanda. Berbeda tujuh seri WESS 2018 sebelumnya yang diisi oleh kompetisi hard enduro, classic enduro, dan cross-country, pada seri terakhir di Red Bull Knock Out ini bisa dibilang sebagai beach race, balapan motor off-road di pinggir pantai The Hague, Belanda, pada 10 November 2018… Keren kan?? Nah… Salah satu tim besar yang ikut dalam serial WESS 2018, Red Bull KTM Factory Racing, mengaku sudah sangat siap menghadapi Red Bull Knock Out. Mungkinkah tim Red Bull KTM Factory Racing bisa menang di Red Bull Knock Out atau bahkan menjuarai WESS 2018?

Sebenarnya di WESS 2018 Red Bull KTM Factory Racing sempat menerjunkan empat rider, antara lain Jonny Walker, Taddy Blazusiak, Josep Garcia, dan Nathan Watson, ditambah dengan satu orang rider FMF KTM Factory Racing Cody Webb. Jadi KTM total menurunkan lima orang rider tim factory. Namun satu per satu rider KTM ini tumbang karena crash dan mengalami cidera. Yang pertama tumbang adalah Cody Webb. Namun saat sudah sembuh doi nggak melanjutkan balap di serial WESS 2018. Cody Webb kini fokus mempertahankan gelar juara di kompetisi EnduroCross di Amerika Serikat. Rider berikutnya yang tumbang adalah Jonny Walker dan Taddy Blazusiak. Mereka berdua masih dalam proses recovery sehingga tidak bisa mengikuti Red Bull Knock Out. Khusus untuk Jonny Walker tetap akan datang ke Red Bull Knock Out dengan peran sebagai pemberi masukan bagi tim. Praktis rider Red Bull KTM Factory Racing yang tampil di Red Bull Knock Out hanya Josep Garcia dan Nathan Watson. Oh ya, diprediksi banyak rider yang lebih memilih menggunakan motor 350/450 cc 4-tak daripada 250/300 cc 2-tak untuk menghadapi beach race akhir pekan nanti.

Nathan Watson memiliki pengalaman yang cukup baik di Red Bull Knock Out. Secara total doi sudah dua kali tampil di sini dengan meraih hasil runner-up pada tahun 2015 dan 2016. Pada penampilan ketiga di tahun 2018, mantan pembalap motocross yang sebelumnya pernah mencicipi kompetisi Enduro World Championship (EnduroGP)  ini jelas menargetkan kemenangan yang pertama kali di Red Bull Knock Out. Berbekal pengalaman dan kepiawaiannya menggeber motor di medan berpasir, bukan mustahil target Nathan Watson bisa tercapai. Apalagi Nathan Watson yang sekarang berada di posisi keenam klasemen sementara WESS 2018 berpeluang naik ke posisi tiga besar pada klasemen akhir nanti.

“Aku sangat menantikan Red Bull Knock Out, bahkan aku sudah menantikan sejak dimulainya musim ini. 2018 adalah tahun yang menantang buatku, aku mendapatkan banyak pengalaman berlaga di arena balap baru dan aku telah menyesuaikan gaya riding-ku agar cocok di masing-masing balapan. Secara keseluruhan aku senang dengan jalannya musim ini buatku tapi aku sangat ingin mengakhiri kompetisi ini dengan kemenangan di Belanda. Aku sangat percaya diri datang di laga final ini, aku punya banyak pengalaman di beach race dan aku juga pernah finish kedua di Knock Out sebanyak dua kali. Aku tahu ini nanti akan sangat ketat, tapi aku tidak akan berdiam diri, aku akan memberikan 100% kemampuanku dan berharap bisa finish di podium,” ungkap Nathan Watson dalam rilis yang dikirimkan oleh KTM kepada Adventuriderz.com.

Nggak mau kalah dengan Nathan Watson, Josep Garcia juga mematok target yang sangat tinggi. Mantan jawara Enduro 2 World Championship (E2) 2017 itu bahkan terus melakukan latihan menggeber motor di pantai dalam dua minggu terakhir agar bisa podium di Knock Out. Josep yang terbiasa menggunakan motor 2-tak KTM 300 EXC TPI untuk seri hard enduro serta motor 4-tak KTM 350 EXC-F pada seri classic enduro dan cross-country, untuk pertama kali menggeber KTM 450 EXC-F dalam persiapan menghadapi Knock Out. Hasilnya kini kecepatan Josep Garcia saat menggeber motor di pasir pantai sudah jauh lebih kencang dibandingkan dengan sebelumnya. Josep Garcia pun sangat percaya diri dalam menghadapi Knock Out. Apalagi doi yang sekarang berada di posisi ketiga klasemen sementara masih berpeluang mendapatkan gelar juara WESS 2018 jika sukses menang di Knock Out.

“Aku melakukan banyak hal untuk mempersiapkan laga final WESS 2018 dan aku merasa dalam kondisi yang baik. Kecepatanku di pasir sudah mengalami peningkatan dan aku berharap bisa mendapatkan hasil yang bagus pada hari Sabtu nanti. Aku tahu ini akan sangat ketat karena di sana ada banyak rider yang spesialis membalap di pasir, tapi jika aku bisa mendapatkan ritme yang bagus, aku tahu bisa bertarung untuk mendapatkan podium,” kata Josep Garcia.

Klasemen Sementara WESS 2018 Setelah Seri 7 dari 8:

  1. Billy Bolt (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) – 4420 poin
  2. Manuel Lettenbichler (KTM) – 4145 poin
  3. Josep Garcia (Red Bull KTM Factory Racing) – 3700 poin
  4. Taddy Blazusiak (Red Bull KTM Factory Racing) – 3675 poin
  5. Wade Young (Sherco Factory Racing) – 3220 poin
  6. Nathan Watson (Red Bull KTM Factory Racing) – 3103

Jadwal WESS 2018:

  1. Extreme XL Lagares (Portugal) 11-13 Mei 2018
  2. Erzbergrodeo (Austria) 31 Mei – 3 Juni 2018
  3. Trefle Lozerien AMV (Perancis) 8 – 10 Juni 2018
  4. Red Bull Romaniacs (Romania) 24 – 28 Juli 2018
  5. Red Bull 111 Megawatt (Polandia) 8 – 9 September 2018
  6. Hawkstone Park Cross-Country (Inggris) 22 – 23 September 2018
  7. Gotland Grand National (Swedia) 26 – 27 Oktober 2018
  8. Red Bull Knock Out (Belanda) 10 November 2018
Advertisements