• Home »
  • Article »
  • Positif! Yamaha Indonesia Tes XTZ 125 di Sebuah Sirkuit Garuk Tanah…

Positif! Yamaha Indonesia Tes XTZ 125 di Sebuah Sirkuit Garuk Tanah…

Temen-temen sekalian… Kemaren kita bahas mengenai Yamaha Indonesia yang sedang mengetes sesosok motor trail yang diyakini sebagai XTZ 125. Sekarang dari sumber blog Mas IWB, bisa dipastikan bahwa motor trail yang sedang dites oleh Yamaha Indonesia di sirkuit garuk tanah itu benar-benar XTZ 125! Nggak tahu kenapa justru Yamaha Indonesia intens menguji coba XTZ 125. Padahal penampilan motor ini nggak ada kesan modern. Kalah ganteng kalau dibandingkan dengan Kawasaki KLX150 atau Honda CRF150L. Temen-temen bisa lihat sendiri deh penampakannya dari foto. Belum lagi suspensi masih menggunakan model teleskopik lengkap dengan karet pelindung debu, rem belakang masih tromol, dan suspensi belakang tanpa linkage yang kalau di Yamaha disebut dengan Monocross (di Kawasaki disebut Uni-Trak dan Honda disebut ProLink). Jadi memang terkesan outdated! Tapi ada kabar bagusnya, si XTZ 125 yang dites itu sudah menggunakan ban besar ring 18-21 inch sehingga memberikan kesan jangkung.

Nah… Buat temen-temen yang membaca postingan ini atau melihat foto-foto pengetesan motor trail XTZ 125 oleh Yamaha Indonesia jangan langsung menelan mentah-mentah trail pabrikan biru akan sama persis seperti itu. Kenapa? Karena bisa saja Yamaha Indonesia hanya ingin mendapatkan input dari mesin XTZ 125. Yups, melihat kompetitor yang masih menggunakan mesin SOHC 2-valve berpendingin udara, bukan mustahil trail Yamaha Indonesia nanti dibangun dari basis mesin XTZ 125 yang juga mengusung teknologi SOHC 2-valve, sebuah mesin yang sangat sederhana. Kapasitasnya tentu bukan 125 cc karena terlalu kecil, melainkan akan dimelarkan jadi 150 cc menyesuaikan kemauan konsumen di Tanah Air.

Selain sektor mesin, bukan mustahil Yamaha Indonesia juga sedang menguji coba suspensi. Ada salah satu pembaca blog ini bilang bahwa yang terpasang di suspensi depan XTZ 125 itu adalah suspensi teleskopik buatan Kayaba Indonesia, manufaktur yang biasa menyuplai kebutuhan suspensi untuk Yamaha. Cuma saya sendiri nggak jeli dan nggak bisa membedakan apakah itu suspensi asli XTZ 125 made in Brazil atau suspensi buatan Kayaba Indonesia. Namun satu yang pasti, suspensi depan masih menganut model teleskopik, belum upside down kayak di KLX150 BF dan CRF150L.

Terus gimana dengan desain? Yakin deh Yamaha Indonesia nggak mencomot mentah-mentah desain XTZ 125. Yamaha Indonesia pasti punya desain sendiri yang lebih ganteng dan modern. Soal rem belakang juga sama, pasti pakai cakram. Semoga saja di bagian suspensi depandepa opsi model teleskopik dan upside down, sedangkan suspensi belakang rasanya wajib pakai sistem linkage Monocross khas Yamaha. Uhuyy persaingan di segemen motor trail 150 cc bakal panas banget deh. Apalagi Suzuki kabarnya juga sedang ngetes DR150! Joss…

Advertisements