Electric Starter Jadi Fitur Penting dan Wajib di Motor Off Road, Alasannya?

Dulu namanya electric starter merupakan barang mewah di motor trail khususnya motor trail off-road. Kebanyakan motor trail nggak punya fitur yang satu ini sehingga kita mesti memaksimalkan kekuatan kaki. Tapi sekarang jaman sudah berubah. Electric starter jadi fitur wajib yang harus ada di motor trail off-road. Mau motor trail murah atau mahal, sudah sepantasnya punya fitur electric starter yang disandingkan dengan kick starter sebagai backup. Apa alasan electric starter begitu penting di motor trail off-road? Yuk kita bahas bareng-bareng!

Electric starter memang menjadi fitur yang sangat memudahkan dan meringankan beban penggemar off-road. Mungkin dulu pabrikan nggak memasang electric starter di motor trail karena menambah bobot motor plus menambah beban biaya yang berimbas ke harga jual motor. Namun seiring berjalannya waktu, pabrikan motor bisa membangun motor trail yang ringan meskipun sudah termasuk electric starter di dalamnya. Apalagi harga komponen untuk electric starter juga semakin murah. Jadi jangan heran kalau 90% motor trail yang dirancang buat off-road (enduro) sudah menggunakan electric starter dari pabriknya sana.

Seperti temen-temen ketahui, off-road adalah menjelajah jalur-jalur ekstrem, mulai dari speed off-road, hill climb alias menaklukkan tanjakan tinggi dan terjal, down hill (menuruni turunan yang curam), melibas jalur lumpur, dan masih banyak lagi yang lain. Terkadang jalur yang dilalui sangat menguras fisik sehingga kita butuh motor yang bisa mengurangi beban fisik, salah satunya adalah motor dengan electric starter. Nggak kebayang kan gimana kalau saat kita sangat lelah di jalur masih harus butuh effort menggunakan kaki ketika menghidupkan motor? Itu hanya salah satu contoh ya gaes…

Apa lagi contoh yang lainnya? Saat mesin motor mati di tanjakan. Bisa dibilang ini ngeri-ngeri sedap. Kalau pakai motor electric starter lumayan gampang. Tangan kiri standby di tuas kopling, tangan kanan standby di tuas rem depan sembari memencet tombol electric starter, kaki kiri menjejak ke tanah, dan kaki kanan standby di tuas rem belakang. Artinya dua rem (depan-belakang) bisa ditekan semua sehingga lebih aman dan nggak perlu khawatir motor bakal ngeloyor turun. Tapi gimana kalau motor nggak punya electric starter? Percayalah, kita butuh effort yang luar biasa besar. Yang sering main off-road pasti paham, nggak mudah berhenti di tengah tanjakan. Kaki yang dalam kondisi normal (tanah rata) bisa menjejak sempurna, di tanjakan belum tentu. Bahkan bisa jinjit balet atau malah nggak sampai sama sekali. Nah, berdiri dengan sempurna saja susah, gimana mau ngengkol motor dengan kick starter? Bagi sebagian orang yang memang strong dan punya skill bagus hal ini nggak masalah. Tapi buat rider pemula dan amatir sangat merepotkan.

Last… Buat temen-temen yang baru mau terjun di dunia off-road, alangkah baiknya kalau menggunakan motor yang sudah pakai electric starter. Motor trail dual sport macam KLX150 dan CRF150L sudah dibekali dengan electric starter. Hanya saja perlu sejumlah ubahan agar kedua motor ini nyaman dipakai off-road. Mau praktis? Beli motor enduro tulen macam KTM EXC dan EXC-F, Husqvarna TE dan FE, Sherco SE-R dan SEF-R, Beta RR, atau motor enduro Gas Gas. Semua sudah pakai electric starter. Tapi jangan heran dengan harganya, di rentang Rp 140-190 juta. Kalau mau lebih murah ada Yamaha YZ250FX dan YZ450FX, GPX all series, Viar all series, Gazgas all series, dll. Mau rakit motor trail sendiri juga nggak masalah. Jangan lupa pasang electric starter!

Advertisements