Konon Kabarnya Power Honda CR Electric Tembus Lebih dari 160 PS

Di Tokyo Motorcycles Show (TMS) 2019, Honda memperkenalkan kepada publik sebuah prototipe motor yang sangat menarik, yaitu CR Electric. Bisa dibilang ini merupakan dirt bike dengan mesin elektrik yang jauh lebih bersahabat bagi lingkungan dibandingkan dengan dirt bike bermesin konvensional. Konsep pemasangan mesin elektrik di motor garuk tanah bisa dibilang revolusioner, meskipun Honda bukanlah pabrikan pertama yang terjun di segmen ini. Yups, sebelumnya KTM dan Alta Motors sudah merilis lebih dahulu dirt bike elektrik mereka (KTM Freeride E-SX & Alta Motors Redshift MX). Bahkan bukan hanya sekedar konsep atau prototipe, tapi sudah diproduksi massal dan dijual ke pasaran. Itu nggak terlalu masalah… Bagi Honda tidak ada kata terlambat. Malah kabarnya dirt bike buatan Honda (CR Electric) sanggup memuntahkan tenaga dan torsi yang luar biasa bengis, at least pada versi prototipenya. Memang berapa tenaganya?

Sampai saat ini Honda belum membuka spesifikasi lengkap prototipe CR Electric. Maklum, sebagai motor prototipe sangat mungkin spesifikasinya agak lumayan berbeda dibandingkan dengan versi produksi massalnya nanti. Jadi wajar kalau Honda menutup rapat-rapat informasi detail mengenai CR Electric. Intinya Honda memajang motor dengan wujud seperti itu dan penonton hanya bisa menerka-nerka sendiri spesifikasinya sesuai dengan penglihatan mereka. Namun bukan berarti Honda benar-benar tutup mulut nggak mau ngomong sama sekali mengenai CR Electric.

Yups… Menurut informasi yang saya dapatkan dari website Jepang Off1.jp, diketahui bahwa cikal-bakal utama CR Electric berasal dari project sport bike elektrik bernama SHINDEN, hasil kolaborasi antara Honda dan Mugen, yang sukses membalap di Isle of Man TT. Motor ini pertama kali terjun di ajang balap Isle of Man TT pada 2012 dan saat itu sanggup mencapai kecepatan rata-rata 100 mil/jam alias 160,9 km/jam. Kemudian pada tahun lalu project SHINDEN sudah mampu menembus kecepatan rata-rata yang fantastis 196,05 km/jam. Belum berhenti sampai di sini, Honda dan Mugen menuangkan project SHINDEN ke dalam sebuah motocross yang diberi nama Mugen E.REX. Konsep Mugen E.REX pertama kali nongol pada tahun 2017 di Tokyo Motorcycles Show. Kenapa kok Honda memilih berkolaborasi dengan Mugen dalam mengembangkan motor elektrik? Itu bisa terjadi karena pemilik Mugen adalah Hiro Honda yang notabene anak dari pendiri Honda, yaitu Soichiro Honda. Jadi sudah cukup jelas ya hubungan antara Honda dan Mugen?!

Mengenai alasan kenapa Honda tertarik membangun dirt bike elektrik, salah satu peneliti di Honda Giken, Mitsukawa, menyebutkan bahwa sekarang Honda sudah memproduksi massal motor elektrik seperti Benly dan PCX, sehingga teknologi masa depan ini akan berkembang pada seluruh tipe motor, tidak terkecuali dirt bike. Sayangnya Honda masih belum memutuskan apakah CR Electric bakal masuk ke sebuah kompetisi balap motocross seperti All Japan Championship atau tidak. Yang jelas bagi Honda mesin elektrik merupakan masa depan yang cerah.

Ngomong-ngomong soal spesifikasi, CR Electric menggunakan sasis yang cukup identik dengan motocross CRF250R. Suspensi buatan Showa yang terpasang di CR Electric pun sama dengan di CRF250R. Bisa dibilang CR Electric merupakan CRF250R yang diganti mesinnya dengan mesin elektrik. Tapi juga nggak semudah itu karena Honda perlu melakukan sejumlah ubahan karena engine mounting dan sejumlah bagian lain juga pasti berbeda. Kalau temen-temen perhatikan di bagian engine, yang berwarna silver itu adalah motor penggerak sedangkan yang berwarna hitam merupakan baterai. Mesin ini tentunya menghasilkan panas sehingga diantisipasi oleh Honda dengan memasang pendingin radiator. Raditor di CR Electric nggak terlalu gede, paling hanya setengah dari radiator CRF250R.

Nah, sebagai motor elektrik, CR Electric dipastikan nggak menggunakan kopling dan nggak dilengkapi dengan tuas gigi. Bisa dilihat di bagian stang kiri kosong melompong dan di footpegs kiri juga nggak ada apa-apa. Nggak ada kopling dan nggak ada perpindahan gigi. Mirip seperti motor bertransmisi otomatis. Tapi menariknya, di bagian engine sebelah kanan itu ada area berwarna merah yang merupakan gearbox. Jadi meskipun motor elektrik CR Electric tetap ada gearbox-nya. Mesin ini dihubungkan ke roda juga dengan gear dan rantai, sama seperti dirt bike konvensional. Di area stang juga tergolong clean. Di stang kiri hanya ada tombol yang kemungkinan riding mode, sedangkan di sisi kanan ada tombol engine cut off. Terakhir, jika CR Electric menggunakan mesin yang sama dengan SHINDEN model year 2018, maka output powernya tembus 163,2 PS. Sangat gila dan sangat besar untuk ukuran dirt bike. Bahkan output baterai tembus 370 volt. Andai saja CE Electric produksi massal nanti punya power setengah dari versi prototipe, maka ini akan jadi dirt bike yang sangat buas!

Advertisements