Honda Ajak Blogger & Vlogger Touring dari Jogja ke Tawangmangu, SERU!

Bro sekalian… Akhir pekan lalu, Sabtu-Minggu (6-7 April 2019), PT Astra Honda Motor (AHM) melalui divisi Honda Customer Care Center (HC3) mengajak blogger dan vlogger melakukan fun touring dengan titik start di Jogja. Saya menjadi salah satu blogger yang beruntung diajak oleh Honda untuk ikut serta dalam kegiatan fun touring. Uniknya, di touring kali ini nggak ada hidden agenda. Jadi Honda benar-benar cuma mengajak blogger dan vlogger touring dari Jogja menuju Tawangmangu (Karanganyar – Jawa Tengah), menikmati kuliner, dan mengunjungi sejumlah spot wisata. Padahal biasanya sebuah pabrikan mengajak touring karena agenda tertentu, misalnya launching dan test ride produk baru, atau seperti tahun lalu touring dari Cilacap ke Pangandaran dalam rangka menuju venue Honda Bikers Day 2018, dan lain-lain. Kali ini benar-benar nggak ada. Murni ngegas sambil liburan!

Pada acara fun touring blogger dan vlogger bareng Honda tahun 2019 ini kalau nggak salah diikuti sekitar 20-an orang dari berbagai penjuru daerah. Saya mewakili main dealer Honda Lampung (PT Tunas Dwipa Matra); Om Taufik (TMCblog.com), Mas Iwan (Iwanbanaran.com), Mas Vandra (Monkeymotoblog.com), Om Didik (Didiknh.com), Alki (Indoride.com), dan Den Dimas mewakili main dealer wilayah Jakarta dan Tangerang, yaitu Wahana Makmur Sejati; dari Jawa Barat (PT Daya Adicipta Motora) ada Mang Asep (Warungasep.net) dan Aj Gum; kemudian dari Jawa Tengah (Astra Motor Semarang) ada Mas Eko (Satuaspal.com), Mas Roby (Robydriver.com), dan Mas Rika Verry (Rikaverrykurniawan.com); terus ada Irfan (Pertamax7.com), Yugo (Ardiantoyugo.com), dan Mas Hendri (Blogotive.com) dari Jogja (Astra Motor Jogja); Mas Fauzi, Mas Khoirul (Atasaspal.com), dan Mas Gesang (Potretbikers.com) mewakili Jawa Timur (PT Mitra Pinasthika Mulia); serta pasukan dari Bali (Astra Motor Bali) diwakili oleh Bli Manik. Yups, kalau blogger dan vloggernya nggak sampai 20 orang sih. Tapi kalau ditambah personel dari AHM dan main dealer yang ikutan touring jumlahnya hampir 30 orang. Kami semua sudah berkumpul di Jogja sejak Jumat (5 April) malam di Rumah Makan Mbah Cokro.

Sabtu pagi setelah sarapan di hotel kami telah berkumpul di Astra Motor Center Jogja. Bisa dibilang hampir semua riding gear telah disiapkan oleh Honda, mulai dari helm, jaket, base layer, sarung tangan, protektor, sampai dengan balaclava. Pokoknya tinggal bawa badan aja. Hehehe… Oh ya, untuk motor yang disediakan semuanya menggunakan mesin 150 cc DOHC-nya Honda. Bisa nebak kan motor apa aja? Ada CB150R, CBR150R, dan GTR 150. Cuma Sonic 150R motor 150 cc DOHC yang nggak dipakai dalam touring kali ini. Padahal kalau ada bakal tambah komplit ya, semua pasukan 150 cc DOHC keluar kandang. Saya kebagian CB150R generasi terbaru, sebuah motor naked sport yang punya desain ganteng dan nggak ngebosenin sejak pertama kali launching sampai dengan sekarang. Karena rute yang dilewati seluruhnya jalan aspal, jadi nggak usah berharap ada motor trail ya.

Dari Astra Motor Center Jogja dengan pengawalan dua anggota Ditlantas Polda DIY yang menggeber motor Honda VFR800X Crossrunner, kami bergerak menuju ke arah Candi Prambanan. Kami tentu nggak berhenti di Candi Prambanan, melainkan langsung lanjut ke arah Candi Ratu Boko, kemudian melewati jalan kecil ke Candi Ijo. Saya cukup lama nggak pernah lewat jalur ini. Mungkin ada lah lima atau enam tahun nggak lewat. Begitu lewat jalan akses Candi Ijo saya cukup surprise juga karena kondisi jalannya sekarang mulus dibeton sehingga nggak bolong-bolong lagi, meskipun karakter jalannya tetap khas naik turun di perbukitan. Perjalanan berkelok-kelok naik-turun kami lalui dengan santai. Asyiknya CB150R itu walaupun pakai mesin DOHC tapi punya torsi yang kuat. Buat nanjak-nanjak di pegunungan maupun perbukitan nggak terasa kedodoran. Saya masih sering pakai gigi dua dan tiga lho! Nggak perlu ngurangin sampai gigi satu… Kayaknya mesin DOHC Honda ini bakal asyik deh kalau ditemplokin di sasis motor trail. Apalagi kalau ECU disetel ulang sampai ganti knalpot free flow, pasti lebih galak lagi!! Nggak lama kemudian kami melintasi Tebing Breksi dan akhirnya berhenti di check point Gunung Api Purba Nglanggeran yang sudah masuk ke wilayah Gunung Kidul. Persisnya kami berhenti di Griya Cokelat Nglanggeran. Di sana kami istirahat, minum cokelat khas Griya Coklat Nglanggeran, hingga makan cemilan khas sana seperti belalang goreng, bakpia cokelat, dan keripik pisang cokelat. Semuanya enaaaaak! Eh tapi saya nggak coba belalang goreng ding, nggak berani. Wkwkwkwkwk…

Puas beristirahat di Griya Cokelat Nglanggeran, kami melanjutkan perjalanan ke arah Ngawen dan Semin yang masih masuk ke dalam wilayah Gunung Kidul. Kondisi jalannya bisa dibilang 90% mulus dengan karakter banyak tikungan khas perbukitan kapur. Tapi belakangan juga banyak jalan yang lurus, ditambah dengan cuaca yang lumayan terik dan angin berhembus sepoi-sepoi bikin mata lumayan ngantuk. Beruntung nggak lama kemudian kami sudah berhenti lagi di Rumah Makan Pak Glinding yang berada di tepi Waduk Gajah Mungkur. Setahu saya ini sudah masuk ke dalam wilayah Wonogiri.  Pas banget lah makan siang ditemani pemandangan cantik Waduk Gajah Mungkur.

Dari Waduk Gajah Mungkur menuju Air Terjun Grojogan Sewu yang menjadi titik pemberhentian kami berikutnya sebenarnya nggak terlalu jauh. Tapi karena kondisi jalan yang sempit, naik-turun, penuh tikungan, dan sempat dihadang hujan membuat kami nggak bisa memacu motor dengan kencang. Honda memang sengaja memberikan jalur yang dominan jalan perkampungan sepi agar kami lebih bisa menikmati perjalanan. Seru sih, karena kami nggak perlu bergulat dengan banyak kendaraan, termasuk bus dan truk. Sekitar pukul 15.00 akhirnya kami tiba di Air Terjun Grojogan Sewu. Saya sudah sering ke sini, bahkan waktu masih kecil sudah pernah diajak orang tua ke sini. Air Terjun Grojogan Sewu tetap menampilkan pemandangan alam yang luar biasa… Adem, cantik, dan hijau! Monyet-monyet khas lereng Gunung Lawu juga masih banyak berkeliaran di Air Terjun Grojogan Sewu.

Sekitar pukul 17.00 kami bergerak meninggalkan Air Terjun Grojogan Sewu menuju hotel. Malam itu kami bermalam di Hotel Jawa Dwipa. Lokasinya memang agak jauh dari pusat wisata Air Terjun Grojogan Sewu. Tapi jangan salah, hotel yang satu ini asyik banget! Pertama desain hotel yang lebih mengutamakan bata ekspose membuatnya mirip seperti candi-candi Hindu di Jawa Timur. Terus hotel juga punya kolam renang yang cantik, pemandangan dari teras kamar langsung mengarah ke Gunung Lawu, area hotel dilintasi oleh sungai dan banyak pepohonan yang membuatnya terasa asri dan alami, makanan di restoran enak-enak, dan belum lagi fasilitas yang berada di dalam kamar cukup oke. Hmm… Jadi punya referensi hotel kece nih kalau suatu saat punya kesempatan liburan keluarga ke sekitaran Tawangmangu.

Nah… Malam itu agendanya cuma makan malam di resto hotel sambil sharing antar blogger/vlogger dengan AHM. Seperti yang saya sebutkan tadi, makanan di resto hotel enak-enak. Apalagi ada menu utama kambing guling, bikin tekanan darah saya jadi naik drastis di pagi harinya. Wkwkwkwwk… Sembari makan malam kami dihibur dengan live music plus seorang biduan cantik yang masih unyu-unyu. Dijamin betah nggak pergi-pergi dari resto. Hihihi… Oh ya, General Manager HC3 PT Astra Honda Motor Bu Istiyani Susriyati juga datang khusus dari Jakarta ke Tawangmangu hanya untuk bertemu temen-temen blogger dan vlogger saat makan malam. Luar biasa sekalii…

Pada hari kedua touring, persisnya hari Minggu, kami mulai menggeber motor sekitar pukul 10.00 setelah sarapan di hotel. Rute yang dilewati bisa dibilang sangat pendek. Kami hanya menggeber motor dari Hotel Jawa Dwipa menuju dealer Honda Cahaya Sakti di Karanganyar. Mungkin perjalanan kami nggak sampai 20 km ya… Di Honda Cahaya Sakti kami disambut oleh Mbak Oki selaku pimpinan cabang. Lagi-lagi di sana sudah tersedia aneka minuman dan cemilan lengkap dengan live music. Menurut saya touring bareng Honda ini banyakan makannya daripada ngegasnya. Wkwkwkwk…

Last… Dealer Honda Cahaya Sakti merupakan titik finish fun touring Honda bareng blogger dan vlogger. Setelah itu kami semua naik mobil ke Rumah Makan Adem Ayem di Solo. Jiaaaah makan lagi kan? Wkwkwkwk… Dari Rumah Makan Adem Ayem kami masing-masing berpisah. Saya naik mobil bareng Aj Gum, Yugo, dan Alki ke Jogja karena saya mengejar penerbangan sore ke Lampung, Alki juga ngejar flight ke Jakarta. Teman-teman yang lain ada yang dari Solo langsung balik ke daerah masing-masing dan ada juga yang masih diajak oleh Honda keliling city tour Solo sambil nunggu penerbangan malam mereka dari Bandara Adi Sumarmo Solo. Anyway, fun touring Honda bareng blogger dan vlogger memang luar biasa… Seru!!

Advertisements