Kenalan dengan Honda VFR800X Crossrunner Milik Tim Patwal Polri

Saat event fun touring Honda bareng blogger dan vlogger dari Jogja ke Tawangmangu akhir pekan lalu, rombongan dikawal oleh Tim Patwal Direktorat Lalu Lintas Polda DIY. Honda menyediakan pengawalan agar perjalanan touring blogger dan vlogger menjadi lebih lancar. Tapi adanya pengawalan dari kepolisian bukan berarti rombongan touring bisa seenaknya serobat-serobot di jalan. Nggak sama sekali… Nyatanya kami berjalan dengan kecepatan yang relatif rendah, hanya saja cukup konstan sehingga terasa agak cepat. Kebetulan yang mengawal kami adalah dua motor yang bisa dibilang sangat keren, yaitu Honda VFR800X Crossrunner. Mau tahu lebih dekat tentang motor ini?

Honda VFR800X Crossrunner merupakan motor yang diproduksi sejak tahun 2011 dan masih eksis sampai sekarang. Ada yang menyebut motor ini dengan nama Honda VFR800X, namun ada pula yang menyebutnya dengan Honda Crossrunner, bahkan nggak sedikit yang memanggil dengan sebutan Honda VFR800X Crossrunner. Semua mengacu pada motor yang sama kok. Mengenai genre, VFR800X tergolong sebagai motor crossover atau boleh juga sih disebut dengan motor adventure-tourer dengan posisi riding yang tegak dan super santai, motor dibekali fairing yang menyatu ke bagian headlight, serta punya windscreen tinggi.

Awalnya saya mengira VFR800X dibekali dengan mesin 800 cc v-twin. Ternyata saya salaaaah… Faktanya VFR800X menggunakan mesin 782 cc, ya bisa dibulatkan menjadi 800 cc, namun konfigurasi mesinnya adalah V4. Berarti pakai mesin empat silinder dan berkonfigurasi V!! Sadis juga ya motor crossover pakai mesin V4. Barang langka nih! Mesin itu kemudian dibekali dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI, teknologi VTEC seperti yang banyak terdapat di mobil-mobil Honda, transmisi manual 6-percepatan, serta mampu memuntahkan tenaga maksimal 100 HP dan torsi maksimal 72,8 Nm.

Untuk sasis Honda memang nggak main-main. Sasis model aluminium twin spar yang biasanya ada di motor-motor balap dipasang di VFR800X. Kemudian untuk menjinakkan power motor yang lumayan buas, rem depan sudah menggunakan double disc brake, sementara rem belakang seperti biasa pakai satu cakram yang dikombinasikan dengan sistem ABS. Sayangnya motor super kece ini masih menggunakan suspensi depan model teleskopik. Bobot total motor pun mencapai 240 kg dan kapasitas tangki bahan bakar tembus 21,5 liter. Berarti Crossrunner sanggup menempuh jarak yang lumayan panjang dalam satu kali pengisian bahan bakar.

Satu fakta lagi yang mungkin teman-teman perlu ketahui, VFR800X ini nggak dijual oleh Astra Honda Motor (AHM) di Indonesia. Jadi VFR800X masuk ke Indonesia hanya untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan dari pihak kepolisian (Polri). Kalau teman-teman tertarik beli, bisa dipastikan nggak tersedia di seluruh showroom Honda Big Wing di Indonesia. Sejauh ini Honda Big Bike hanya menyediakan CB500F, CB500X, CBR500R, CMX 500 Rebel, CB650R, CBR1000RR, dan CRF1000L Africa Twin. Oh ya, VFR800X umumnya disebarkan oleh Polri ke divisi lalu lintas, khususnya sebagai kendaraan patroli dan pengawalan, baik itu levelnya Korlantas Polri maupun Ditlantas Polda.

Advertisements