• Home »
  • Article »
  • Kenalan dengan Honda CRF450RX Enduro Milik Alex Salvini di EnduroGP

Kenalan dengan Honda CRF450RX Enduro Milik Alex Salvini di EnduroGP

Kenal dengan Alex Salvini? Yups, doi adalah mantan pembalap MXGP asal Italia bertubuh bongsor yang pindah haluan menjadi pembalap enduro. Bisa dibilang Salvini menjadi salah satu pembalap top di kancah balap Enduro World Championship (EnduroGP) karena dia pernah memenangkan kompetisi ini beberapa tahun yang lalu. Dalam perjalanannya, Alex Salvini sudah beberapa kali pindah tim. Dia pernah bersama Honda RedMoto, lalu pindah ke Beta Factory, dan tahun lalu sempat satu musim bersama Zanardo Enduro Team menggunakan motor Husqvarna dengan dukungan dari Husqvarna Italia. Pada tahun 2019 ini Alex mengarungi EnduroGP kembali dengan Honda, tepatnya dengan S2 Motorsport Sembenini Honda – RedMoto yang didukung penuh oleh Honda RedMoto. Motor yang dipakai adalah Honda CRF450RX Enduro dengan penampilan yang cantik dan manis. Yuk kita kenalan dengan CRF450RX Enduro milik Alex Salvini!

Menurut Alex Salvini, motor 450 cc 4-tak yang dipakainya ini menggunakan platform dasar CRF450RX yang merupakan motor dengan genre cross-country. Namun motor itu diganti mesinnya menggunakan mesin motocross CRF450R dengan gearbox 5-speed. Keuntungannya adalah power yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan mesin CRF450RX. Namun tim Salvini harus melakukan sejumlah modifikasi di bagian mesin, terutama di bagian piston untuk menurunkan kompresi mesin. Maklum, motor ini nantinya akan dipakai untuk balap enduro, bukan balap motocross, jadi mesti punya durabilitas mesin yang lebih baik.

“Kami bekerja sama dengan Vertex untuk menurunkan kompresi piston karena piston standar lebih cocok untuk motocross. Dengan piston buatan Vertex kami bisa memiliki settingan kompresi yang berbeda sehingga bisa bekerja lebih baik. Juga kami bekerja dengan sangat hati-hati dalam engine mapping, memprogram CDI agar bisa bekerja dengan baik bersama piston yang berbeda (Vertex) dan knalpot Termignoni,” ungkap Salvini.

Selain rumit dalam mengerjakan engine mapping, Salvini mengatakan bahwa tim mendapatkan kerumitan lain ketika mengerjakan sistem knalpot buatan Termignoni. Knalpot ini disebut sudah sesuai dengan regulasi pengetesan suara dari FIM, tapi karena mesin motocross sendiri punya suara yang lebih kuat, maka perlu melakukan sejumlah ubahan. Meskipun demikian, tim ini sukses membuat knalpot Termignoni dengan power band yang cocok untuk enduro, lebih presisi, dan power lebih terkontrol. Masih menurut Salvini, knalpot Termignoni tidak membuat power menjadi lebih smooth atau lebih jinak, tapi dia lebih bisa mengontrol power motor.

Bagian penting lain pada CRF450RX Enduro milik Alex Salvini adalah menggunakan filter udara buatan Twin Air, radiator sebelah kiri diberi kipas tambahan, dan suspensi depan yang standar diganti dengan Showa Factory (Showa SFF Air Forks) yang didatangkan langsung dari Jepang. Kemudian di stang juga dipasangi steering damper untuk menjaga kestabilan motor. Beberapa printilan kecil lainnya sudah terpasang di motor Salvini seperti skid plate AXP, pelindung linkage dari CSP (Costa Special Parts), serta triple clamps yang lebih kuat, tutup master silinder rem, dan sistem quick release pada roda dan lain-lain semuanya disuplai oleh CSP.

“Aku menggunakan Showa SFF Air Forks karena memiliki tingkat kelincahan yang bagus dan yang paling penting agar motor ini cocok dengan gaya riding dan ukuran tubuhku,” ujar Salvini.

Part-part lain yang diganti pada CRF450RX Enduro milik Alex Salvini dibandingkan dengan versi standar antara lain menggunakan handlebar Domino, tuas kopling hidrolik buatan Magura, dan dipadu dengan sistem kopling manual dari Rekluse. Seperti diketahui, Rekluse dikenal memiliki sistem kopling otomatis yang banyak digunakan oleh pembalap lain, termasuk pembalap enduro Honda. Tapi Salvini lebih memilih sistem kopling Rekluse yang full manual. Terus tangki bahan bakar diganti plastik (standarnya titanium), footpegs diganti dengan posisi dibuat agak ke belakang, dan jok dibikin lebih tinggi daripada standar. Cakram rem depan-belakang diganti dengan merek Braking karena diklaim bisa lebih cepat bersih ketika terkena lumpur dan kampas rem juga pakai merek Braking, sedangkan kaliper tetap menggunakan Nissin yang menjadi standar CRF450. Pada sprocket dan rantai, Salvini memilih menggunakan produk buatan Sunstar lantaran sprocket standar menurutnya terlalu lemah sehingga gampang hancur. Gearbox masih menggunakan standar motocross CRF450R, hanya saja final gear diubah, di mana motocross menggunakan gear belakang 49 mata tapi Salvini pakai 51 mata.

Nggak bisa dipungkiri motor CRF450RX milik Alex Salvini menjadi luar biasa keren. Balutan livery khas Sembenini Honda membuatnya semakin manis. Tapi tentu butuh biaya yang nggak sedikit untuk menghasilkan motor CRF450RX seperti yang dipakai oleh Alex Salvini. Bayangin, mesin aja diganti, suspensi diganti, sistem kopling, knalpot, dan banyak banget printilan lainnya yang perlu diganti. Bahkan mungkin biaya modifikasinya bisa berkali-kali lipat dari harga motor awal yang dibangun. Tapi kita bisa memaklumi, untuk mendapatkan motor yang sesuai standar juara dunia butuh investasi dan biaya yang sangat besar. Berikut galeri foto Honda CRF450RX Enduro milik Alex Salvini:

Advertisements