Mario Roman Juara Seri Perdana WESS 2019 – Extreme XL Lagares

Kompetisi World Enduro Super Series (WESS) 2019 yang merupakan serial balap enduro paling bergengsi di dunia telah dimulai dengan seri perdana digelar di event Extreme XL Lagares – Portugal yang bergenre Extreme Enduro pada 10-12 Mei 2019. FYI aja ya guys, WESS 2019 punya delapan seri dalam setahun yang merupakan campuran antara kompetisi Extreme Enduro, Classic Enduro, dan Cross-Country. Nantinya rider yang bisa mengumpulkan poin terbanyak dari total delapan seri WESS akan mendapatkan gelar juara WESS 2019 sekaligus mendapatkan predikat “Ultimate Enduro Champion”.

Ngomong-ngomong soal Extreme XL Lagares, event yang satu ini digelar selama tiga hari dengan tiga format balap, yaitu hari pertama adalah EnduroCross, Prologue digelar pada hari kedua, dan hari ketiga adalah Main Race yang merupakan penentu juara Extreme XL Lagares. Sesi EnduroCross dimenangkan oleh Jonny Walker (Red Bull KTM Factory Racing), disusul oleh Taddy Blazusiak (Red Bull KTM Factory Racing) kedua, dan Manuel Lettenbichler (KTM) berada di tempat ketiga. Lalu pada sesi Prologue yang digunakan untuk menentukan posisi start pada Main Race dimenangkan oleh Alfredo Gomez (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing), sedangkan Taddy Blazusiak menempati posisi kedua dan Billy Bolt (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) ketiga. Bagaimana dengan Main Race?

Bisa dibilang Main Race Extreme XL Lagares merupakan salah satu kompetisi Extreme Enduro paling kejam di dunia. Kenapa? Karena kebanyakan jalur yang dilewati berada di aliran sungai yang penuh dengan bebatuan sangat terjal dan licin. Alfredo Gomez yang memenangkan sesi Prologue mendapatkan keuntungan start terlebih dahulu sehingga langsung mempin jalannya lomba, disusul oleh Taddy Blazusiak 15 detik kemudian. Namun pada tanjakan bebatuan terjal yang pertama pada lap pertama, Blazusiak sudah sukses mendahului Gomez. Tidak lama kemudian Manuel Lettenbichler yang punya pace lumayan kencang mampu menyalip Gomez.

Pada pertengahan lap pertama Lettenbichler semakin menjadi-jadi. Meskipun bukan pembalap tim factory, tapi nyatanya dia sanggup mengacak-acak posisi pembalap tim factory. Malah posisi pembalap sudah berubah sangat signifikan. Lettenbichler mampu menjadi yang terdepan dengan keunggulan sekitar 5 menit dari Wade Young (Sherco Factory Racing), disusul oleh Billy Bolt, Jonny Walker, dan Graham Jarvis (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing). Tidak jauh dari mereka ada Mario Roman (Sherco Factory Racing) yang juga sangat lihai dalam memainkan motor Sherco 300 SE-R Factory.

Masuk ke lap kedua, Lettenbichler masih kuat berada di posisi pertama, namun duo rider Sherco yaitu Wade Young dan Mario Roman terlihat sangat kencang. Mereka berdua tertinggal 6 menit dari Lettenbichler hingga akhirnya Mario Roman yang bermain di kampung halamannya sanggup mendahului Wade Young dan Lettenbichler sekaligus. Keadaan ini berlangsung hingga finish sehingga Mario Roman berhasil menjuarai seri perdana WESS 2019 di Extreme XL Lagares, disusul oleh Wade Young kedua, dan Manuel Lettenbichler ketiga. Posisi keempat diisi oleh Graham Jarvis, Billy Bolt kelima, dan Jonny Walker keenam.

“Aku merasa luar biasa, tentu menjadi hal yang bagus bisa mendapatkan kemenangan. Pada 2016 aku finish 1 menit di belakang Alfredo (Gomez) dan dua tahun berikutnya secara berturut-turut aku mendapatkan masalah teknis pada motor, tapi aku sudah yakin dengan diriku dan aku tahu aku bisa melakukannya tahun ini. Pada lap pertama aku agak lupa sedang berada di posisi kelima atau keenam karena aku tidak bisa melihat dua pembalap terdepan, tetapi ketika balapan telah berjalan, aku merasa jauh lebih kuat dan mampu menggeber motor hingga 100% sehingga melewati pembalap lain di depan satu per satu. Jalur menjadi jauh lebih sulit pada lap kedua dan aku tahu bisa memangkas waktu pada bagian yang sulit,” ungkap Mario Roman, dikutip dari iRideWESS.

Setelah menjalani balap Extreme Enduro di Extreme XL Lagares, para rider akan bertarung di balapan Classic Enduro – Trefle Lozerien AMV di Perancis pada 17-19 Mei 2019. Terlihat jadwal tiga seri WESS 2019 sangat ketat. Apalagi dari Perancis mereka akan langsung ke Austria untuk menghadapi Extreme Enduro – ErzbergRodeo (Red Bull Hare Scramble) pada 30 Mei sampai dengan 2 Juni 2019. Jadi kurang lebih dalam tiga minggu mereka harus menghadapi tiga serial balap sekaligus tanpa jeda. Anyway, selamat buat Mario Roman dan Sherco yang mendapatkan sukses besar di Extreme XL Lagares 2019.

Hasil Extreme XL Lagares 2019:

  1. Mario Roman (Sherco – ESP) 4:01:43.21
  2. Wade Young (Sherco – RSA) 4:05:59.04 +4:15.83
  3. Manuel Lettenbichler (KTM – GER) 4:07:09.68 +5:26.47
  4. Graham Jarvis (Husqvarna – GB) 4:07:16.12 +5:32.91
  5. Billy Bolt (Husqvarna – GB) 4:15:19.68 +13:36.47
  6. Jonny Walker (KTM – GB) 4:29:26.58 +27:43.37
  7. Alfredo Gomez (Husqvarna – ESP) 4:34:51.08 +33:07.87
  8. Taddy Blazusiak (KTM – POL) 4:53:58.02 +52:14.81
  9. Travis Teasdale (KTM – RSA) 5:01:43.91 +1:00:00.70
  10. Jonathan Richardson (Husqvarna – GB) 5:11:22.83 +1:09:39.70

Klasemen Sementara WESS 2019 Setelah Seri 1:

  1. Mario Roman (Sherco – ESP) 1000 points
  2. Wade Young (Sherco – RSA) 850 pts
  3. Manuel Lettenbichler (KTM – GER) 770 pts
  4. Graham Jarvis (Husqvarna – GBR) 690 pts
  5. Billy Bolt (Husqvarna – GB) 610 pts
  6. Jonny Walker (KTM – GB) 570 pts
  7. Alfredo Gomez (Husqvarna – ESP) 530 pts
  8. Taddy Blazusiak (KTM – POL) 490 pts
  9. Travis Teasdale (KTM – RSA) 460 pts
  10. Jonathan Richardson (Husqvarna – GB) 430 pts
Advertisements