Sudah Banyak Honda CRF250F Masuk ke Indonesia, Asalnya Dari Mana?

Pada kurtal keempat tahun 2018 yang lalu Honda secara resmi meluncurkan motor trail off-road baru bernama CRF250F. Di banyak negara, CRF250F digunakan untuk menggantikan CRF230F yang sudah lama nggak pernah mendapatkan update. Tapi di Brazil sebagai negara produsen CRF230F dan CRF250F, kedua motor itu masih dijual secara berdampingan. Ya sebenarnya sangat logis kalau CRF250F digunakan untuk menggantikan CRF230F, karena bisa dibilang CRF250F itu ya memang CRF230F yang di-upgrade besar-besaran sehingga menghasilkan motor yang lebih bagus.

Upgrade-upgrade yang diberikan kepada CRF250F itu misalnya menggunakan sasis yang total baru dan berbeda dibandingkan dengan CRF230F, pakai suspensi depan yang diameternya lebih besar meskipun masih sama-sama menggunakan model teleskopik, dan rem belakangnya sudah cakram (CRF230F masih pakai rem belakang tromol). Gimana dengan mesin? Basis mesin yang dipakai oleh CRF250F pada dasarnya masih mirip dengan mesin CRF230F, yaitu menggunakan mesin sederhana SOHC, 4-tak, 2-klep, dan berpendingin udara. Bedanya di CRF250F kapasitas mesinnya naik menjadi 249 cc sehingga menghasilkan tenaga yang lebih besar, sedangkan kapasitas mesin CRF230F hanya 223 cc. Belum cukup sampai di situ, kalau CRF230F masih mengandalkan sistem pembakaran karburator, maka CRF250F sudah pakai sistem pembakaran injeksi yang disuplai oleh Keihin.

Motor CRF250F sudah didistribusikan oleh Honda ke berbagai negara di dunia dari negara asal produsennya di Brazil (Honda Brazil). Sayangnya PT Astra Honda Motor (AHM) yang menjadi ATPM Honda di Indonesia nggak memasukkan motor ini. Mungkin AHM belum melihat peluang yang cukup besar di segmen motor off-road tulen. Sejauh ini AHM memang belum jualan motor pure off-road. Mereka hanya menjual motor trail dual sport CRF150L dan CRF250RALLY, meskipun CRF150L dengan sejumlah modifikasi juga bisa dipakai di medan off-road ya. Tapi menariknya, walaupun AHM nggak memasukkan CRF250F, nyata-nyatanya sudah ada banyak pedagang yang menawarkan unit CRF250F di Tanah Air. Ya nggak banyak banget sih, tapi ada lah dua tiga empat pedagang yang jualan CRF250F. Itu bisa temen-temen lihat di sejumlah media sosial mulai dari Instagram hingga YouTube. Terus asal CRF250F yang masuk ke Indonesia itu dari mana?

Berdasarkan informasi dari sejumlah pedagang/importir umum, mereka rata-rata langsung mengimpor motor CRF250F dari Brazil. Tapi nggak sedikit pula yang memasukkan CRF250F ke Indonesia dari Australia. Hal ini sangat logis ya guys… Kenapa? Pilihan pertama Brazil karena dia adalah negara produsen CRF250F. Kemudian pilihan kedua, Australia, karena Negeri Kanguru merupakan negara tetangga paling dekat dengan Indonesia yang sudah memasarkan CRF250F. Jadi bisa dibilang alur masuknya CRF250F ke Indonesia ini nggak jauh berbeda dengan CRF230F. Kalau nggak langsung dari Brazil ya dari Australia, meskipun nggak menutup kemungkinan berasal dari negara-negara lain seperti Amerika Serikat. Namanya importir umum bebas mau masukin motor dari mana saja. Tapi memang paling dominan dari Brazil dan Australia.

Nah… Ngomong-ngomong soal harga, CRF250F ini tergolong mahal untuk market Indonesia. Di Tanah Air kita, CRF250F dijual oleh para pedagang motor atau importir umum dengan bandrol harga Rp 100 juta off the road. Padahal Honda memasukkan CRF250F ke dalam anggota recreational trail bike atau family trail bike yang biasanya hanya digunakan untuk having fun, nggak mengejar performance, dan ramah bagi rider pemula. Angka ini sudah mendekati harga motor enduro cross-country yang notabene punya spec motor kompetisi seperti Yamaha YZ250FX. Kok mahal ya mas? Lagi-lagi ini wajar mengingat masuknya nggak lewat ATPM resmi, tapi lewat importir umum. Mereka beli dari luar negeri bijian, tidak dalam jumlah yang masif, sehingga belinya pun sesuai dengan harga retail di negara tersebut. Itu belum termasuk ongkos kirim, pajak, biaya lain-lain, serta margin keuntungan bagi para importir dan pedagang.

Sekedar informasi, di Amerika Serikat CRF250F dibandrol USD 4.600 atau sekitar Rp 66 juta, di Australia AUD 6.500 yang setara dengan Rp 65 juta, sedangkan di Brazil sendiri harganya BRL 15.365 yang setara dengan Rp 55,75 juta. Jadi sepertinya harga CRF250F cukup merata, anggap saja antara Rp 55-70 juta. Jadi kalau AHM mau menjual CRF250F dan mengimpornya sendiri langsung dari pabrik Honda Brazil, kemungkinan harga CRF250F di Indonesia nggak akan tembus sampai Rp 100 juta. Ya mahal-mahalnya Rp 70 juta lah… Toh Australia yang sama-sama punya lokasi jauh dari Brazil saja bisa menjual dengan harga Rp 65 jutaan kan?

Advertisements