Webb, Haaker, dan Gomez Akan Bertarung di Last Dog Standing 2019

Sepertinya asumsi selama ini benar mengenai Cody Webb (FMF KTM Factory Racing) dan Colton Haaker (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) yang sama-sama tidak dibawa oleh masing-masing timnya dalam mengikuti kompetisi World Enduro Super Series (WESS) 2019 karena mereka berdua ternyata dipersiapkan oleh KTM dan Husqvarna untuk menghadapi serial balap Extreme Enduro di Amerika Serikat. Dua jagoan SuperEnduro dan Endurocross yang sama-sama berasal dari Amerika Serikat itu akan menjalani laga perdana Extreme Enduro di musim ini pada event Last Dog Standing 2019 di Glen Helen Raceway, California. Event ini berlangsung kurang dari sebulan lagi, persisnya pada 8-9 Juni 2019!

Seperti diketahui, Cody Webb dan Colton Haaker merupakan pembalap yang saling bersaing ketat di kompetisi SuperEnduro dan AMA Endurocross. Bahkan pada tahun 2019 ini mereka berdua bersaing dalam memperebutkan gelar juara SuperEnduro, meskipun akhirnya gelar itu diraih oleh Colton Haaker, sedangkan Cody Webb mendapatkan posisi runner up. Selain jago di kancah balap enduro indoor (SuperEnduro & Endurocross), Webb dan Haaker juga sama-sama piawai dalam menggeber motor di kancah balap Extreme Enduro. Nggak heran kalau mereka berdua menjadi dua rider yang paling dijagokan dalam memenangkan Last Dog Standing 2019.

Menariknya, selain menerjunkan Colton Haaker, Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing juga mengutus salah satu ridernya, Alfredo Gomez, untuk ikut serta dalam Last Dog Standing 2019. Alfredo Gomez sendiri tergolong sebagai rider papan atas di kompetisi Extreme Enduro dan SuperEnduro. Pada tahun 2019 ini Gomez juga bertarung di WESS 2019. Di luar trio rider top dunia (Webb, Haaker, dan Gomez), masih ada lagi sejumlah rider yang berpeluang meraih gelar juara Last Dog Standing 2019, antara lain Kyle Redmond yang merupakan juara Last Dog Standing 2018 dan Trystan Hart yang meraih juara kedua Last Dog Standing 2018.

Menurut rencana, Last Dog Standing 2019 mengusung format baru dengan balapan selama dua hari. Hari pertama merupakan sprint enduro yang mengombinasikan antara Motocross dan Endurocross. Sprint enduro berfungsi sebagai babak kualifikasi untuk menentukan posisi start pada main race di hari kedua. Main race pada Last Dog Standing 2019 sendiri merupakan Extreme Enduro yang benar-benar menguji kemampuan rider dan ketahanan motor. Total hadiah yang diperebutkan dalam kompetisi ini bagi rider pro adalah senilai USD 13.000 dan tentunya gelar juara Last Dog Standing yang cukup prestisius.

Advertisements