• Home »
  • Article »
  • Gas Gas Keluarkan Motor Enduro “Murah” ECRanger 200/300 Versi 2020

Gas Gas Keluarkan Motor Enduro “Murah” ECRanger 200/300 Versi 2020

Pabrikan dirt bike asal Spanyol, Gas Gas, rupanya nggak mau kalah dengan KTM yang baru saja mengeluarkan produk baru. Gas Gas baru saja mengumumkan peluncuran motor enduro ECRanger 200 dan ECRanger 300 generasi terbaru model year 2020. Bisa dibilang ECRanger merupakan motor enduro versi murah dari EC series yang terdiri dari EC 250 dan EC 300 yang diciptakan sebagai motor kompetisi dalam balap enduro. Terus kayak apa spesifikasi ECRanger 200 dan ECRanger 300? Apakah akan masuk ke Indonesia?

ECRanger 200/300 tetap mempertahankan mesin andalan 2-tak, sama seperti kakaknya EC 250/300 yang sudah banyak dikenal luas. Malah kalau nggak salah basis mesin ECRanger 200/300 itu sama dengan EC 250/300. Tapi tentu saja mesin ECRanger 200/300 sudah di-downgrade dengan penggantian cylinder dan cylinder head yang membuat kompresi menjadi lebih rendah. Lalu ECRanger menggunakan knalpot buatan Tecnigas, bukan FMF. Hasilnya performa ECRanger jauh lebih kalem, power delivery-nya smooth, bahkan ketika gas dibuka penuh yang membuat mesin melengking kencang, tenaga motor tetap dibatasi. Makanya Gas Gas mengklaim ECRanger lebih cocok untuk having fun atau fun off-road, bukan untuk kompetisi, karena semuanya lebih under control dan cocok dipakai oleh rider-rider pemula. Asyiknya mesin 2-tak ini sudah comply dengan standar regulasi emisi Euro 4.

Kemudahan ECRanger bagi rider-rider pemula yang minim pengalaman nggak cuma terletak di sektor mesin. Kenapa? Karena daya manuver ECRanger tergolong sangat bagus. Kemudian ketinggian joknya pun lebih bersahabat. Menurut informasi dari Gas Gas, ECRanger punya ketinggian jok yang lebih rendah 40 mm dibandingkan dengan EC. Hal ini bisa dilakukan setelah Gas Gas mendesain ulang bagian suspensi EC agar bisa terpasang dengan baik di ECRanger. Bukan rahasia lagi, kebanyakan penyemplak motor trail Eropa, khususnya rider asal Indonesia, sering kali bermasalah dengan ketinggian jok. Tapi ECRanger ini memberikan solusi bagi permasalahan itu.

Meskipun ECRanger bisa dikatakan sebagai versi downgrade dari EC, tapi nyatanya Gas Gas tetap memasang banyak komponen unggulan kok. Suspensi depan tetap mengandalan Kayaba 46 mm yang bisa disetel kompresi dan rebound-nya. Suspensi belakang mono shock dengan linkage juga buatan Kayaba dengan setelah preload dan rebound. Suspensi ini mirip dengan yang terpasang di EC, kalaupun ada itu terletak di panjang suspensi. Untuk sistem pengereman, Gas Gas menggunakan cakram buatan NG sedangkan kaliper dan piston rem dikembangkan khusus oleh Braktec untuk ECRanger. Rantai menggunakan merek Regina, lalu rim disuplai oleh Excel yang dipadu oleh ban bermerek Vee Rubber 18-21 inch. Soal penampilan, ECRanger cukup identik dengan EC. Beda paling mencolok terletak di skema warna, di mana ECRanger dominan warna putih sedangkan EC dominan warna merah.

Oh ya… Di Eropa ECRanger 200/300 dijual dalam dua versi, yaitu Non-Approved Version dan Approved Version. Bedanya apa? Non-Approved Version itu ya versi motor enduro biasa dengan kelengkapan yang lebih minimalis. Cuma ada headlight, tail light, konsol speedometer, dan rear fender berukuran mungil sehingga belum legal dipakai di jalan raya. Lalu untuk Approved Version dipasang kelengkapan yang jauh lebih komplit, mulai dari headlight, tail light, konsol speedometer, winker, mirror, ada mata kucing di suspensi depan, dan rear fender berukuran besar yang juga berfungsi sebagai plate holder. Versi ini legal dipakai di jalan raya.

Namanya juga versi downgrade, jadi sudah bisa dipastikan ECRanger 200/300 memiliki bandrol harga yang lebih murah daripada EC 250/300. Beberapa waktu yang lalu distributor resmi Gas Gas di Indonesia sempat menyebut ECRanger akan masuk ke Indonesia. Tapi sayangnya sampai sekarang masih belum nongol. Waktu itu doi bilang ECRanger berpotensi dijual di angka Rp 90 jutaan. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan EC 300 varian tertinggi (EnduroGP 300) yang dijual di Indonesia dengan harga Rp 145 juta. Semoga saja sih ECRanger segera masuk dan dijual di Indonesia ya!

Spesifikasi Gas Gas ECRanger 200:

  • Mesin: Satu silinder, 2-tak, berpendingin udara
  • Kapasitas mesin: 199,4 cc
  • Bore x stroke: 62,5 mm x 65,0 mm
  • Sterter: Elektrik
  • Pengapian: Elektronik – Euro 4
  • Gearbox: Manual 6-speed
  • Kopling: Basah, multi-disc, pompa kopling Magura
  • Sistem intake: Direct reed valve VForce 4
  • Knalpot: Tecnigas 2.0 – Gas Gas
  • Bodywork: Plastik yang tidak bisa pecah
  • Frame: Central tube backbone, bahan chromoly
  • Sub-frame: Aluminium
  • Swing arm: Aluminium dengan linkage
  • Suspensi depan: Kayaba 46 mm, open cartridge
  • Travel suspensi depan: 270 mm
  • Suspensi belakang: Kayaba mono shock
  • Travel suspensi belakang: 119 mm
  • Ban depan: Vee Rubber 90/90-21, rim Excel 1.60
  • Ban belakang: Vee Rubber 120/90-18, rim Excel 2.15
  • Rem depan: Kaliper Braktec, NG Disk 260 mm
  • Rem belakang: Kaliper Braktec, NG Disk 220 mm
  • Kapasitas tangki BBM: 9,8 liter
  • Bobot kering: 108 kg
  • Wheelbase: 1.480 mm
  • Ketinggian jok: 940 mm

Spesifikasi Gas Gas ECRanger 300:

  • Mesin: Satu silinder, 2-tak, berpendingin udara
  • Kapasitas mesin: 299,3 cc
  • Bore x stroke: 72,0 mm x 72,0 mm
  • Sterter: Elektrik
  • Pengapian: Elektronik – Euro 4
  • Gearbox: Manual 6-speed
  • Kopling: Basah, multi-disc, pompa kopling Magura
  • Sistem intake: Direct reed valve VForce 4
  • Knalpot: Tecnigas 2.0 – Gas Gas
  • Bodywork: Plastik yang tidak bisa pecah
  • Frame: Central tube backbone, bahan chromoly
  • Sub-frame: Aluminium
  • Swing arm: Aluminium dengan linkage
  • Suspensi depan: Kayaba 46 mm, open cartridge
  • Travel suspensi depan: 270 mm
  • Suspensi belakang: Kayaba mono shock
  • Travel suspensi belakang: 119 mm
  • Ban depan: Vee Rubber 90/90-21, rim Excel 1.60
  • Ban belakang: Vee Rubber 120/90-18, rim Excel 2.15
  • Rem depan: Kaliper Braktec, NG Disk 260 mm
  • Rem belakang: Kaliper Braktec, NG Disk 220 mm
  • Kapasitas tangki BBM: 9,8 liter
  • Bobot kering: 108 kg
  • Wheelbase: 1.480 mm
  • Ketinggian jok: 940 mm

Galleri Foto Gas Gas ECRanger 200/300:

Advertisements