Diablo 200x Versi 2019 Banyak Kesamaan Part dengan Motor Honda

Guys… Belum lama ini brand motor asal Semarang, Diablo, baru saja merilis motor trail anyar Diablo 200x versi terbaru 2019. Secara umum Diablo 200x versi 2019 punya desain yang sama persis dengan Diablo 200x versi 2018, mesin identik tetap menggunakan mesin Moto-X, dan rangka pun nggak berubah. Perubahan mendasar generasi anyar dan lawas terletak di bagian suspensi. Kalau Diablo 200x versi 2018 pakai suspensi buatan Mojo Racing, maka versi 2019 pakai suspensi yang konon kabarnya lebih advance dan memiliki kualitas lebih baik, yaitu Fastace. Lalu versi 2019 juga pakai tromol yang diklaim lebih kuat, velg lebih kuat dari bahan aluminium, diameter jari-jari lebih besar, pakai ban Kenda, kelistrikan lebih baik, jok lebih empuk, dan gear pakai ukuran 520, bukan 428 lagi. Nggak heran kalau akhirnya harga Diablo 200x mengalami kenaikan dari yang sebelumnya cuma Rp 25 juta sekarang menjadi Rp 30 juta.

Lumayan juga ya naik Rp 5 juta. Tapi serius deh, upgrade besar-besaran di bagian suspensi dengan kenaikan harga Rp 5 juta itu cukup worth it. Kenapa? Karena suspensi menjadi bagian yang amat sangat penting di motor trail. Kalau suspensi berkualitas dan di-setting dengan baik, maka bisa menghasilkan riding quality yang bagus pula. Riding jadi nyaman, enak, dan nggak gampang capek. Kebanyakan penyakit motor trail brand lokal itu suspensinya nggak nyaman sehingga lumayan menguras tenaga. Semoga saja hal itu nggak terjadi di Diablo 200x versi terbaru yang sudah pakai suspensi Fastace, soalnya saya sendiri belum pernah nyoba.

Oh ya… Terlepas dari sejumlah upgrade yang diberikan oleh Diablo kepada Diablo 200x, ternyata motor yang satu ini punya banyak kesamaan part atau suku cadang dengan motor-motor lain yang dipasarkan di Indonesia, terutama dari brand Honda. Jadi temen-temen yang pengen meminang Diablo 200x nggak perlu khawatir mengenai jaringan penjualan, servis, dan suku cadang Diablo yang sangat minim di Indonesia. Kalau motor mengalami kerusakan tinggal dibawa ke bengkel langganan terdekat, sedangkan suku cadang bisa pakai motor-motor Honda. Nggak perlu berusaha mati-matian menggunakan suku cadang asli Diablo. Berikut deretan spesifikasi sekaligus persamaan spare part antara Diablo 200x dengan motor lain:

  • Mesin 230 cc made in Thailand dengan ukuran piston 66 mm dan pen 15
  • Karburator PE 28
  • Kampas kopling tujuh keping – GN5/Honda Tiger
  • Per kopling enam buah – Honda Tiger/Yamaha V-Ixion
  • Camshaft/noken as – Honda Tiger/CRF230F
  • Crankshaft/kruk as – Honda CRF230F
  • Valve 31/27 – Honda Tiger
  • Stang piston – KJC/Honda Tiger/Honda CRF230F
  • Gearbox 5-speed closed ratio
  • Pengapian identik dengan Honda Tiger, bisa pakai CDI BRT untuk Honda Tiger
  • Electric starter 12 volt AC
  • Knalpot free flow
  • Suspensi depan upside down buatan Fastace
  • Suspensi belakang mono shock dengan linkage buatan Fastace
  • Swing arm aluminium
  • Gear set 520-45T
  • Velg depan 1.60 x 21 – 36 hole
  • Velg belakang 2.15 x 18 – 32 hole
  • Stang fatbar tipe low – Carmichael
  • Konsol dashboard speedometer digital, odometer analog
  • Body set – Honda CRF150R
  • Rem set depan dan belakang – Honda CRF125 Replica
  • Kampas rem depan – Honda CRF230F/CRF250
  • Kampas rem belakang – Honda CRF250
  • Bobot kosong 108 kg
  • Garansi mesin enam bulan, khusus gearbox satu tahun

Advertisements