• Home »
  • Article »
  • Graham Jarvis Masih Berambisi Kejar Kemenangan Kelima di ErzbergRodeo

Graham Jarvis Masih Berambisi Kejar Kemenangan Kelima di ErzbergRodeo

Pekan ini kompetisi World Enduro Super Series (WESS) 2019 memasuki seri yang ketiga. Kalau seri perdana bergenre Extreme Enduro (Extreme XL Lagares – Portugal) dan kemudian seri kedua mengusung genre Classic Enduro (Trefle Lozerien AMV – Perancis), maka seri yang ketiga kembali memperlombakan balap Extreme Enduro melalui sebuah event bernama ErzbergRodeo alias Red Bull Hare Scramble yang digelar di Austria. ErzbergRodeo tergolong sebagai event Extreme Enduro yang cukup iconic karena sudah digelar sejak 1995. Salah satu yang menjadi ciri khas ErzbergRodeo adalah kompetisi ini diselenggarakan di sebuah lokasi area pertambangan bijih besi, yaitu Erzberg dengan pemandangan yang sangat keren lengkap dengan segudang jalur-jalur ekstrem. Lokasi ini dikenal pula dengan sebutan Iron Giant.

Berdasarkan rilis yang saya terima dari Husqvarna Motorcycles, disebutkan bahwa tim Rockstar Energy Husqvanra Factory Racing sangat siap menghadapi ErzbergRodeo 2019. Tapi berbeda dengan saudaranya, KTM Factory Racing, yang menurunkan banyak rider, mulai dari Taddy Blazusiak, Jonny Walker, Josep Garcia, Nathan Watson, Cody Webb, Manuel Lettenbichler, dan Laia Sanz, Husqvarna secara official tetap menerjunkan tiga orang rider, antara lain Graham Jarvis, Alfredo Gomez, dan Billy Bolt plus Colton Haaker yang selama ini diandalkan di kompetisi SuperEnduro dan AMA EnduroCross.

Meskipun sudah berusia lumayan tua (44 tahun), Graham Jarvis masih menjadi salah satu favorit juara di Iron Giant tahun ini. Pengalaman Jarvis yang sangat banyak di kompetisi Extreme Enduro, termasuk sudah lebih dari 10 tahun mengikuti ErzbergRodeo, membuatnya bisa tampil sangat tenang dan berpotensi meraih gelar juara. Apalagi Jarvis juga punya motivasi untuk mempertahankan gelar juara ErzbergRodeo yang sudah didapatkannya pada tahun 2018 yang lalu. Sekarang Jarvis sedang memburu gelar juara ErzbergRodeo yang kelima. Sebelumnya rider yang gemar menggeber motor enduro 300 cc 2-tak ini sudah pernah juara Erzberg sebanyak empat kali. Jika Jarvis berhasil mendapatkan gelar juara kelima, maka doi akan menyamai rekor Taddy Blazusiak.

“Aku selalu menantikan membalap di Erzberg. Aku punya banyak pengalaman selama bertahun-tahun di sini dan aku yakin tahun ini akan sangat ketat seperti di tahun-tahun sebelumnya. Jelas, segalanya berjalan sangat baik tahun lalu dan mendapatkan kemenangan tentu sangat mengagumkan. Aku akan melakukan semua yang aku bisa untuk mengulanginya tahun ini, dan mendapatkan kemenangan kelima, tapi aku tahu itu tidak akan mudah sama sekali. Di sana banya sekali rider yang sekarang sudah sangat berpengalaman dan punya skill untuk menang, jadi ini akan sangat menarik,” ungkap Jarvis.

Selain Jarvis, rider Husqvarna lainnya Alfredo Gomez juga menargetkan bisa kembali meraih gelar juara Erzberg. Rider asal Spanyol ini pernah mencicipi kemenganan di Iron Giant pada tahun 2017. Kemudian Billy Bolt yang tampil cukup baik pada tahun 2018 yang lalu berharap bisa mengulang penampilan cemerlangnya. Tapi pada tahun 2019 ini Billy Bolt masih dalam pemulihan dari cidera sehingga dia nggak cukup percaya diri apakah bisa tampil optimal atau tidak di ErzbergRodeo 2019.

Sekedar informasi, ErzbergRodeo digelar mulai 30 Mei sampai dengan 2 Juni 2019. Pada tanggal 30 Juni nanti agendanya tergolong exhibition bernama Mitas Rocket Ride Superfinals, 31 Mei adalah Iron Road Prologue 1, 1 Juni agendanya Iron Road Prologue 2, dan pada 2 Juni memiliki agenda main race Erzbergrodeo Red Bull Hare Scramble. Kira-kira siapa yang kamu jagokan bisa menang di ErzbergRodeo 2019 bro?

Advertisements