AHRT Punya Tim Balap MX, AHM Mestinya Mulai Jualan Dirt Bike Tulen

Astra Honda Racing Team (AHRT) mulai tahun 2019 ini punya tim balap motocross (MX) yang baru mengandalkan satu pembalap, yaitu Delvintor Alfarizi. Sebagai anak baru di ajang balap motocross tentu AHRT nggak mau langsung membangun tim besar walaupun secara finansial pabrikan yang memiliki tim ini (PT Astra Honda Motor/AHM) mampu. Tim yang bagus dibentuk mulai dari yang kecil dulu, kemudian bisa berkembang menjadi sebuah tim besar setelah beberapa tahun berikutnya. Ya nggak bisa instan lah. AHRT bisa dibilang masih meraba-raba di ajang balap motocross. Beda dengan di ajang balap road race di mana AHRT sudah berkembang sangat pesat dengan mengikuti berbagai macam ajang kejuaraan mulai dari Asia Talent Cup (ATC), Asia Road Racing Championship (ARRC), Red Bull Rookie Cup (RBRC), FIM CEV Moto3, European CEV Moto2, hingga mengirim salah satu pembalap didikannya Dimas Ekky ke ajang Moto2 World Championship bersama dengan Idemitsu Honda Team Asia Moto2.

Menurut rencana, di ajang balap motocross ini AHRT juga baru akan bermain di kelas MX2 (250 cc) dengan mengandalkan Delvintor yang masih berusia muda, dipadukan dengan motor Honda CRF250R yang didatangkan langsung dari Jepang. Ajang balap yang sudah pasti diikuti adalah Kejurnas Motocross serta wild card MXGP of Indonesia di Palembang pekan lalu dan MXGP of Asia di Semarang akhir pekan nanti. Mereka belum ada rencana terjun di kelas MX1/MXGP (450 cc). Fokus sementara masih di kelas MX2. Nah, mumpung AHRT sudah terjun ke dunia balap motocross, menurut saya nggak ada salahnya AHM juga jualan dirt bike tulen!

Seperti kita ketahui di pasar global Honda punya dirt bike tulen yang keren-keren. Untuk motor dengan level kompetisi ada CRF150R, CRF250R, CRF450R yang bergenre motor motocross, kemudian ada CRF250RX dan CRF450RX di kelas motor cross-country, di segmen motor enduro Honda punya CRF250X dan CRF450X, dan Honda pun memiliki CRF450L sebagai motor dual sport street legal yang dibangun dari basis motor kompetisi CRF450R. Masih belum puas? Bagi rider penghobi off-road yang nggak mau pakai motor spec kompetisi, pabrikan sayap mengepak punya CRF150F, CRF230F, dan CRF250F. Buat anak-anak atau rider remaja juga komplit ada CRF50F, CRF110F, dan CRF125F.

So, mumpung AHRT udah terlanjur nyemplung di balap motocross, harusnya AHM mulai berpikir memasarkan dirt bike tulen di Indonesia. Jangan cuma mengandalkan motor dual sport CRF150L dan CRF250RALLY. Kenapa? Karena biasanya konsep sebuah pabrikan mengikuti balapan itu adalah “Win on Sunday, sell on Monday”, menang balap di hari Minggu dan bisa menjual produknya di hari Senin. Menurut saya nggak perlu semua dirt bike Honda dijual di sini. Paling nggak yang potensial adalah CRF250F yang mengisi segmen paling bawah, trio CRF250R/CRF250RX/CRF250X mengisi segmen menengah, dan CRF450R/CRF450RX/CRF450X yang nyemplung di segmen high end. Itu segmennya juga sudah komplit ada motocross, cross-country, dan enduro.

Selama ini banyak rider yang pengen menggeber motor andalan Honda. Sayangnya mereka mendapatkan banyak kendala. Bukan motornya nggak dijual di sini. Nggak sama sekali… Motor-motor yang disebutkan tadi hampir semuanya dijual di Indonesia kok, tapi oleh importir umum, bukan oleh ATPM resmi. Nggak heran kalau harganya lumayan nampol untuk ukuran motor Jepang. Contoh CRF250RX saja harganya tembus Rp 156 juta off the road. Jauh dibandingkan dengan Yamaha YZ250FX yang punya distributor resmi dibandrol dengan harga Rp 100 jutaan. Terus CRF250F yang mesinnya sederhana harganya tembus Rp 100 juta pas! Kendala berikutnya tanpa ATPM atau distributor resmi pengguna motor-motor itu jadi lebih sulit mendapatkan suku cadang dan garansi produk. Jadi gimana AHM, masih belum tertarik juga bermain dirt bike tulen?

Advertisements