Gas Gas Rilis Motor Enduro EC & XC Series Model Year 2020

Pabrikan motor asal Spanyol yang tidak henti-hentinya terlilit masalah finansial, Gas Gas, baru-baru ini secara resmi meluncurkan deretan motor enduro model year 2020. Seperti yang sudah-sudah, motor enduro Gas Gas ini terdiri dari dua klan, yaitu EC dan XC. Untuk EC merupakan motor enduro tulen yang dilengkapi dengan headlight dan tail light serta dihomologasikan sesuai dengan standar regulasi emisi terbaru. Di sisi lain XC series tergolong sebagai motor enduro cross-country yang tidak dihomologasikan lantaran tidak dilengkapi dengan lampu-lampu sehingga secara wujud lumayan identik dengan motor motocross.

Nah, pada generasi terbaru model year 2020, EC series terdiri dari pilihan mesin 250 dan 300 plus ketambahan satu lagi pilihan mesin 200. Sama seperti EC, pada versi XC juga tersedia pilihan mesin 200, 250, dan 300. Semuanya pakai mesin 2-tak. Jadi sekarang ada Gas Gas EC 200/250/300 dan Gas Gas XC 200/250/300. Praktis pilihan motor enduro Gas Gas semakin komplit dengan banyak varian mesin. Meskipun demikian, sepertinya Gas Gas masih belum ada rencana membangkitkan motor enduro dengan mesin 4-tak dalam waktu dekat. Nggak bisa dipungkiri preferensi konsumen pada motor enduro sebagian besar lebih memilih mesin 2-tak daripada 4-tak, terutama untuk kebutuhan hard enduro.

Dalam rilis yang dikirim, Gas Gas menyebutkan bahwa departemen teknis banyak berkonsentrasi di bagian mesin dan suspensi pada motor enduro model year 2020. Sayangnya nggak disebutkan dengan detail apa-apa saja yang di-update oleh Gas Gas di sisi mesin dan suspensi. Dalam keterangannya update yang diberikan antara lain di sisi penampilan berupa sentuhan grafis baru, ban depan menggunakan axle extractor sehingga bisa dibongkar pasang dengan cepat, pakai sprocket Regina Z-Ring Light yang dipadukan dengan rantai Regina 520/135 ZSA yang diklaim bisa mengurangi gesekan hingga 40%, menggunakan cat baru pada bagian frame yang warnanya lebih terlihat doff, pakai handlebar 28,6 mm tanpa central tension bar, sistem pendingin (radiator) yang lebih baik, pakai knalpot FMF PowerCore 2.1, dan penyempurnaan pada bagian map switch (mode dry/rain).

Meskipun Gas Gas nggak memberikan detail update mesin dan suspensi, tapi paling tidak motor buatan Girona tetap mengandalkan komponen-komponen yang mentereng alias branded. Misalnya saja suspensi masih tetap menggunakan merek Kayaba, sistem gas buang dari FMF, karburator buatan Keihin, sistem kopling hidrolik dari Magura, velg buatan Excel, ban disuplai oleh Michelin, sprocket dan rantai Regina, serta handlebar yang kuat tapi ringan buatan Neken. Brand-brand dari masing-masing komponen itu sudah sangat diakui dan terkenal handal di motor enduro.

Menurut rencana, EC 200/250/300 dan XC 200/250/300 model year 2020 akan diproduksi massal sekitar bulan September 2019. Versi EC lebih banyak ditargetkan untuk pasar Eropa, sedangkan XC menjadi favorit para konsumen yang tinggal di Negeri Paman Sam – Amerika Serikat. Kehadiran motor enduro generasi terbaru dari Gas Gas ini paling tidak bisa memberikan opsi motor yang harganya lebih murah dibandingkan dengan motor enduro sekelas buatan pabrikan asal Austria. Bakal masuk Indonesia nggak mas? Kemungkinan sih iya… Toh di sini juga sudah ada distributor resmi Gas Gas kok. Tunggu saja paling lambat tahun depan juga masuk!

Advertisements