Perbedaan Antara Knalpot Slip On dan Full System pada Motor Trail

Guys… Saya sudah lama nih nggak membuat artikel adventurepedia. Kali ini saya akan membahas mengenai perbedaan antara knalpot slip on dan knalpot full system pada motor trail. Dua jenis knalpot ini cukup banyak tersedia di pasaran dengan berbagai macam merek dan harga. Kira-kira apa beda antara knalpot slip on dan full system? Apa keunggulan dan kelemahan knalpot slip on maupun full system? Sebaiknya beli knalpot tipe apa, slip on atau full system? Dan pasti banyak pertanyaan yang berkecamuk di otak. Nggak perlu menunggu lama, langsung kita bahas aja ya!

Sebenarnya konsep knalpot slip on dan full system nggak cuma ada di motor trail (dirt bike), tapi juga di berbagai macam jenis motor, mulai dari street bike hingga adventure bike. Konsep knalpot slip on dan full system biasanya muncul ketika kita ingin mengganti knalpot standar dengan knalpot aftermarket untuk tujuan biar tampilan motor semakin kece, suara lebih garang, atau performa motor lebih nampol. Nah, knalpot slip on sendiri dijual hanya dalam bentuk muffler atau silencer-nya saja. Itu lho bongkahan ujung knalpot yang dimensinya paling besar. Sedangkan leher knalpot dan header knalpot yang nempel di mesin masih menggunakan leher dan header knalpot standar bawaan motor. Keunggulan pakai knalpot slip on adalah harganya lebih bersahabat dibandingkan dengan knalpot full system dari merek yang sama lantaran paket penjualan dan bahan yang dipergunakan lebih sedikit, suara cenderung lebih adem, dan pemasangan lebih sederhana. Tapi sayangnya kenaikan tenaga yang mampu dikeluarkan oleh knalpot slip on biasanya nggak lebih baik daripada knalpot full system. Satu hal lagi, nggak semua motor trail bisa dipasangi knalpot slip on. Ada beberapa motor trail yang knalpot standarnya satu kesatuan utuh yang nggak terpisah-pisah mulai dari header, leher, sampai silencer. Kalaupun bisa dipasang knalpot slip on, perlu sejumlah modifikasi pada leher knalpot, nggak bisa plug and play.

ProSpeed TX slip on for Kawasaki KLX230R

Bagaimana dengan knalpot full system? Paket penjualan knalpot full system ini sangat lengkap mulai dari header, leher knalpot, hingga silencer. Sistem knalpot standar semuanya dilengserkan dan kemudian diganti dengan yang full system. Nggak heran kalau harga knalpot full system lazimnya lebih mahal daripada knalpot slip on. Apalagi umumnya knalpot full system bisa meningkatkan performa lebih baik berkat diameter header dan leher knalpot yang lebih besar sampai dengan desain jeroan silencer yang lebih plong dalam mengeluarkan gas buang. Namun tentu saja knalpot tipe ini jauh lebih bising dan membutuhkan asupan bahan bakar lebih boros.

Kesimpulannya, buat temen-temen yang menggunakan motor trail dual sport yang masih relatif banyak dipakai di jalan raya, nggak ada salahnya kalau lebih memilih menggunakan knalpot slip on dengan alasan suara nggak terlalu bising, harga relatif lebih murah, dan pemasangan lebih mudah namun motor tetap tampil kece dan performa meningkat dari knalpot standar. Syukur-syukur kalau ada DB killer-nya. Lalu buat temen-temen yang menggunakan motor trail buat off-road saja tanpa menggunakannya di jalan raya, mending langsung sikat yang knalpot full system karena saat off-road lebih butuh performa dan raungan suara bising knalpot itu terdengar merdu saat berada di hutan. Hehehe…

Norifumi Rocket 4 SS full system for Kawasaki KLX230R

Advertisements