Indonesia Beruntung, di Thailand KLX230 Harganya Rp 55-61 Juta!

Konsumen di Tanah Air memang sangat beruntung karena Kawasaki Heavy Industries (KHI) menunjuk pabrik milik PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menjadi basis produksi motor trail anyar KLX230 series. Motor yang diproduksi di Indonesia ini digunakan untuk memenuhi permintaan di dalam negeri dan juga market luar negeri. Dengan diproduksi secara lokal, harga KLX230 untuk konsumen dalam negeri menjadi lebih terjangkau. KLX230 standar misalnya dijual dengan harga Rp 42,5 juta OTR Jakarta, KLX230 SE (Special Edition) harganya cuma Rp 44,9 juta OTR Jakarta, dan terakhir KLX230R yang khusus buat off-road bandrolnya cuma Rp 48,9 juta OFR Jakarta. Harga-harga itu ternyata jauh lebih murah dibandingkan dengan KLX230 yang ada di luar negeri. Nggak percaya?

Negara di Asia yang baru saja meluncurkan KLX230 adalah Thailand. Di negeri gajah putih sana Kawasaki Thailand membandrol KLX230 standar dengan harga 120.000 baht atau kalau dirupiahkan menjadi Rp 55,2 jutaan. Lalu KLX230 SE dijual di Thailand dengan harga 133.000 baht atau setara dengan Rp 61,2 jutaan. Selisih harganya dengan di Indonesia bisa lebih dari Rp 10 juta!! Tapi tentu saja konsumen KLX230 di Thailand nggak perlu berkecil hati dengan angka yang jauh lebih mahal. Kenapa? Karena semua KLX230 yang dijual di Thailand sudah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS (anti-lock braking system), sedangkan di Indonesia nggak ada yang dipersenjatai dengan fitur rem ABS. Spesifikasi lainnya sih dijamin sama persis.

Sekedar informasi buat temen-temen, Indonesia memang menjadi basis produksi bagi KLX230 series. Selain dijual di dalam negeri, motor ini juga dipasarkan ke sejumlah negara di Asia, Eropa, hingga Amerika. Thailand mungkin menjadi negara pertama yang di Asia selain Indonesia yang sudah merilis KLX230. Untuk Benua Amerika ada Amerika Serikat yang menjual KLX230, sedangkan untuk Eropa, Finlandia menjadi yang pertama memasarkan motor tersebut. Di sejumlah negara rem ABS bersifat mandatory alias wajib terpasang pada motor baru yang dipakai di jalan raya, sedangkan di Indonesia nggak ada kewajiban untuk memasang rem ABS. Jadi jangan heran kalau rem ABS secara standar terpasang pada motor versi ekspor sedangkan di motor versi dalam negeri nggak ada. Kabar bagusnya sih kita dapat harga yang jauh lebih murah.

Advertisements