• Home »
  • Article »
  • Dieter Rudolf Ikut Bertarung dengan Graham Jarvis di Uncle Hard Enduro

Dieter Rudolf Ikut Bertarung dengan Graham Jarvis di Uncle Hard Enduro

Beberapa waktu yang lalu saya sudah menulis artikel mengenai siapa-siapa saja pembalap internasional yang ikut bertarung di Uncle Hard Enduro 2019, kompetisi balap hard enduro yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Pembalap-pembalap top itu antara lain Graham Jarvis (Inggris – Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing), Wade Young (Afrika Selatan – Sherco Factory Racing), Kevin Gallas (Jerman – Husqvarna), Tim Coleman (Australia – Beta), Trystan Hart (Kanada – KTM), Scott Russel (Australia – Sherco), Marek Pryde (Australia – Husqvarna), Troy Della Franca (Australia – Husqvarna), Rienk Tuinstra (Belanda – KTM), Sonny Goggia (Italia – Husqvarna), Jozsa Norbert Levente (Romania – Husqvarna), Doug Gibb (Australia – KTM), Joe Allen (Australia – KTM), dan Jamie Dunn (Selandia Baru – Husqvarna). Menariknya, selain nama-nama di atas Uncle Hard Enduro bakal ketambahan satu nama lagi yang nggak kalah beken. Doi adalah Dieter Rudolf!

Sebagai atlet hard enduro, prestasi yang sudah diraih oleh Dieter Rudolf memang kalah mentereng dibandingkan dengan nama-nama besar lainnya seperti Graham Jarvis atau Wade Young. Tapi paling tidak kehadiran Dieter Rudolf ke Indonesia bisa semakin memanaskan persaingan perebutan gelar juara Uncle Hard Enduro yang pertama di tahun 2019 pada bulan November nanti. Sekedar informasi, Dieter Rudolf merupakan penyabet gelar juara Silver Class Red Bull Romaniacs 2018, lalu pada tahun 2019 doi naik ke Gold Class melawan pembalap-pembalap top dunia. Hasilnya nggak terlalu buruk, Dieter Rudolf masih sanggup menempati posisi ke-13. Selain itu dia juga berhasil finish di posisi ke-13 pada gelara ErzbergRodeo 2019.

Oh ya… Uncle Hard Enduro rencananya akan digelar pada 23-24 November 2019 di Kiram Park, Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Para pembalap-pembalap top dunia itu sudah bisa dipastikan akan mengikuti kelas internasional (South Borneo International Class), tapi bukan berarti rider-rider lokal nggak boleh mengikuti kelas ini. Temen-temen petarung boleh kok masuk ke kelas internasional dan bertarung dengan Graham Jarvis cs. Jalurnya tentu sangat menantang. Tapi kalau mau lebih enteng, bisa ikutan kelas Kiram Knight (khusus rider lokal di atas 40 tahun) atau Kiram Warrior (khusus rider lokal di bawah 40 tahun.

Advertisements