Serba-Serbi Cerita Dibalik Pembelian Gas Gas oleh KTM

Gas Gas merupakan pabrikan dirt bike asal Spanyol yang cukup dikenal di dunia. Brand dengan warna khas merah ini memang cukup disegani di kalangan produsen motor enduro dan trial. Namun kiprah Gas Gas di kancah dirt bike nggak bisa dibilang mulus. Banyak sekali problem yang melanda Gas Gas. Bahkan Gas Gas sempat vakum dan tutup operasi sekitar tahun 2015 karena dinyatakan pailit oleh pengadilan. Kemudian Gas Gas dihidupkan lagi pada tahun 2016 dengan dukungan dana dari sesama perusahaan asal Spanyol, Torrot. Torrot sendiri merupakan perusahaan milik Black Toro Capital yang fokus memproduksi kendaraan elektrik, termasuk sepeda dan motor elektrik.

Faktanya di tangan Torrot pun Gas Gas tetap limbung. Memang betul Gas Gas tetap memproduksi dan memasarkan motor enduro dan trial serta ditambah dengan motor elektrik. Sayangnya belakangan pendapatan Gas Gas mengalami penurunan dari yang awalnya 39,9 juta euro pada 2017 menjadi 22 juta euro pada 2018. Hasil ini membuat Gas Gas punya utang sebesar 23 juta euro. Manajemen lalu melakukan penghematan dengan memangkas jumlah karyawan. Bahkan pemerintah Spanyol memberikan suntikan dana sebesar 4,6 juta euro agar Gas Gas tidak gulung tikar. Kabar bagusnya adalah belum lama ini baru saja ada pengumuman bahwa pabrikan motor terbesar di Eropa, KTM, melalui KTM Industries AG (segera berganti nama dengan Pierer Mobility AG) sepakat membeli Gas Gas dari Black Toro Capital.

Menurut berita yang beredar ya, setelah berhasil mengakuisisi Gas Gas, KTM bakal bekerja sama dengan Gas Gas untuk mengembangkan varian motor baru selain motor enduro dan trial. Jadi motor enduro dan trial tetap normal diproduksi dan nanti bakal ada varian motor baru. Kemudian kendaraan-kendaraan elektrik milik Torrot juga tetap diproduksi secara normal bersama-sama dengan motor enduro dan trial Gas Gas di pabrik yang berada di Girona, Spanyol. Kabar detailnya memang belum cukup jelas sih. Tapi kemungkinan KTM nggak cuma mencaplok Gas Gas, tapi sekalian mencaplok Torrot.

Dengan akuisisi ini secara otomatis Gas Gas menjadi brand ketiga di bawah naungan KTM Group selain KTM dan Husqvarna. Langkah ini juga menarik karena nanti dalam satu showroom bakal ada tiga warna motor dari tiga brand berbeda. Ada orange (KTM), putih (Husqvarna), dan merah (Gas Gas). Buat KTM Group, lewat akuisisi ini akan menambah lineup produk yang selama ini belum dimiliki yaitu motor trial. Terus gimana dengan Gas Gas? Ya pastinya Gas Gas mendapatkan keuntungan bisa menjual produk lewat jaringan KTM Group yang sudah sangat luas. Gas Gas juga akan mendapatkan model baru terutama motor enduro dan mungkin juga trial yang menggunakan mesin 4-tak yang hingga sekarang mereka belum punya.

Pertanyaannya adalah seperti apakah perbedaan antara motor enduro Gas Gas dibandingkan dengan KTM dan Husqvarna nantinya? Selama ini kita tahu KTM punya banyak banget kesamaan dengan Husqvarna. Saat Gas Gas bergabung dengan KTM Group, hampir bisa dipastikan brand merah akan menggunakan basis mesin dan sasis yang identik dengan KTM dan Husqvarna. Suspensi KYB yang dikenal menjadi salah satu kekuatan utama produk Gas Gas pun sangat kecil peluangnya untuk dipakai lagi. Kenapa? Karena KTM Group punya WP Suspension yang jadi andalan di motor KTM dan Husqvarna. Agak susah membayangkan KTM Group akan menggunakan suspensi dari Jepang padahal mereka punya brand suspensi sendiri. Sekarang belum ada bayangan apa saja yang menjadi pembeda antara motor KTM/Husqvarna dengan Gas Gas di masa depan.

Advertisements