Penggemar Trail Wajib Tahu! Ini Arti Kode Buntut Honda CRF…

Honda CRF tergolong sebagai salah satu motor trail yang memegang peran penting di segmen motor trail dunia. Bahkan kalau ngomongin motor trail Honda ya langsung tertuju ke CRF. Nama CRF sendiri merupakan akronim dari Competition Race Four (stroke) alias motor kompetisi balap 4-tak. Meskipun pada kenyataanya nggak semua motor Honda CRF itu diciptakan untuk balap karena tergantung dari kode yang berada di buntut nama CRF. Lazimnya motor trail Honda itu diberi nama CRF, kemudian diikuti oleh angka kapasitas mesin, dan diakhiri dengan kode-kode tertentu yang menunjukkan peruntukan motor. Berikut ini saya kasih info buat temen-temen mengenai kode-kode buntut yang ada pada Honda CRF series!

Honda CRF-F Series

Honda CRF dengan kode buntut F bisa dibilang merupakan family bike, recreational bike, dan learner bike dengan spesifikasi yang sederhana dan khusus buat off-road. Misalnya saja seri F ini pakai mesin 4-tak single cam berpendingin udara, frame baja, dan suspensi depan masih teleskopik. Intinya ini motor trail buat pemula, hanya untuk having fun, dan termasuk motor trail off-road entry level. Nah, CRF-F series ini terdiri dari CRF50F, CRF110F, CRF125F, CRF150F, CRF230F, dan CRF250F. PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai ATPM motor Honda di Indonesia nggak menjual motor-motor tersebut di Tanah Air. Tapi temen-temen bisa mendapatkannya via importir umum maupun toko-toko spesialis motor trail ternama di Indonesia. Motor CRF-F series yang gampang ditemui di Indonesia di antaranya CRF150F, CRF230F, dan CRF250F.

Honda CRF-R Series

Kode buntut R pada motor Honda CRF mengindikasikan bahwa ini adalah motor kompetisi atau motor balap (race) yang digunakan di ajang balap motocross. Lazimnya motor CRF-R series dibekali spesifikasi mesin yang tinggi dengan sistem pendingin radiator, baik itu yang menggunakan mesin 4-tak model unicam maupun model DOHC. Kemudian frame biasanya terbuat dari bahan aluminium, suspensi depan upside down, tidak dilengkapi dengan lampu-lampu, tanpa standar samping, dan pakai kombinasi ban 19-21 inch. Deretan motor R series antara lain CRF150R, CRF250R, dan CRF450R. Motor ini pun nggak dijual oleh AHM, tapi bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko spesialias motor trail.

Honda CRF-X Series

Sama seperti CRF-R series, CRF-X series merupakan motor kompetisi atau motor balap. Bedanya kalau CRF-R adalah motor balap motocross, CRF-X diciptakan sebagai motor balap enduro. Basis mesin, frame, dan suspensi yang terpasang di X biasanya identik dengan motor R. Hanya saja mesin itu di-tuning ulang dan suspensi disetel ulang agar karakternya cocok dipakai di medan enduro atau off-road. Misalnya saja suspensi dibikin lebih soft, mesin pakai gearbox wide ratio, serta berbagai settingan mesin dan knalpot dirancang agar menghasilkan torsi besar di putaran bawah. Lalu motor X series juga dibekali dengan lampu-lampu, konsol speedometer minimalis, ada standar samping, tangki bahan bakar lebih besar, dan pakai kombinasi ban 18-21 inch. Contoh CRF-X series adalah CRF250X dan CRF450X.

Honda CRF-RX Series

Lagi-lagi CRF-RX series merupakan motor trail yang dibangun dari basis motocross CRF-R series. Bisa dibilang ini adalah motor sebagai jembatan penghubung antara CRF-R dan CRF-X alias setengah motocross dan setengah enduro. Biasanya sih disebut sebagai motor cross-country. Tentu saja labelnya tetap motor kompetisi karena mengusung spesifikasi mesin, rangka, dan suspensi yang tinggi. Ciri khas utama motor cross-country CRF-RX hampir identik dengan motocross CRF-R karena nggak dilengkapi dengan lampu-lampu, basis mesin sama, basis suspensi sama, dan basis rangka sama. Bedanya RX pakai kapasitas tangki lebih besar, ban belakang 18 inch, ada standar samping, serta mesin dan suspensi yang sudah dioptimalkan untuk kebutuhan balap cross-country (GNCC) dan hare scramble. Contoh CRF-RX adalah CRF250RX dan CRF450RX.

Honda CRF-L Series

Berbeda dengan seri F, R, X, dan RX yang notabene dirt bike tulen dengan penggunaan lumayan terbatas hanya di linatasan tertutup, sirkuit, dan jalur off-road, motor Honda CRF-L series tergolong sebagai motor trail yang bisa dikendarai di jalan raya. Kode buntut L memberikan arti “License” atau memiliki lisensi sehingga legal dipakai di jalan raya. Kenapa? Karena CRF-L punya ciri khas yang sangat kuat dengan memiliki komponen standar jalan raya yang sangat lengkap mulai dari lampu-lampu semua ada, konsol speedometer, kaca spion, bahkan plate holder untuk menaruh plat nomor polisi kendaraan pun ada. Bannya pun pakaia model dual purpose ring 18-21 inch, bukan ban off-road tulen. CRF-L sebagai motor yang legal dipakai di jalan raya sudah comply dengan standar regulasi emisi terbaru, baik itu dari sisi emisi gas buang maupun emisi suara. Walaupun sama-sama mengusung nama CRF, tapi biasanya L series itu tidak saling berbagi komponen dengan motor-motor CRF lain yang non-street legal.

Sekarang ini ada beberapa model CRF-L. Yang paling kecil adalah CRF150L yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) di Indonesia. Motor ini pakai basis mesin Honda Verza. Kemudian Honda sempat membuat CRF230L yang dibangun dari basis CRF230F namun tetap dengan aura off-road yang kental. Ada CRF250L produksi Thailand yang dibangun dari basis mesin CBR250R single cylinder. CRF250L ini dikembangkan lagi oleh Honda menjadi CRF250L Rally (CRF250RALLY) yang dibekali baju ala motor balap rally. Selain itu ada CRF450L dan CRF1000L Africa Twin yang merupakan kasta tertinggi dari CRF-L.

Honda CRF-M Series

Honda CRF-M sebenarnya merupakan pengembangan dari CRF-L dengan tujuan digunakan murni di jalan aspal. M berarti Motard atau bahasa anak-anak sekarang supermoto. Ini motor trail CRF-L yang diganti dengan ban aspal ring 17 inch baik di bagian depan maupun belakang. Jadi spesifikasi dan fiturnya sama persis dengan CRF-L. Otomatis CRF-M juga motor trail street legal. Sayangnya sampai sekarang Honda baru memproduksi satu model CRF-M. Apa lagi kalau bukan CRF250M!

Nah, sekarang temen-temen udah pada tahu kan aneka macam kode buntut yang ada pada motor Honda CRF, jadi nanti diharapkan nggak salah beli motor. Kalau mau buat balap motocross ya beli seri R; buat off-road atau enduro bisa meminang seri F, X, atau RX tergantung dari kebutuhan spesifikasi dan budget; untuk harian ntah itu kondisi aspal maupun gravel pilihannya seri L; sedangkan yang demen supermoto ada seri M. Tapi patut diingat, PT Astra Honda Motor (AHM) sejauh ini hanya memasarkan CRF150L, CRF250L Rally (CRF250RALLY), dan CRF1000L Africa Twin. Sehingga temen-temen yang pengen meminang motor-motor lain selain ketiga varian di atas bisa mencarinya di importir umum atau toko spesialis motor trail ya!

Advertisements