• Home »
  • Article »
  • Brand Australia “Thumpstar” Bakal Rilis Dirt Bike 250 & 300 2-Tak

Brand Australia “Thumpstar” Bakal Rilis Dirt Bike 250 & 300 2-Tak

Para penggemar otomotif maupun penggemar motor trail di dunia pun pasti banyak yang nggak tahu dengan nama Thumpstar. Ya, Thumpstar memang bukanlah brand motor yang ternama. Dia hanya brand kecil, namun kabarnya akan memberikan gebrakan yang sangat besar di segmen motor garuk tanah alias dirt bike. Dari secuil informasi yang beredar menyebutkan bahwa Thumpstar akan meluncurkan dirt bike 2-tak dengan kapasitas mesin 250 cc dan 300 cc pada pertengahan tahun 2020 atau paling lambat pada awal tahun 2021. Seperti apa sih motornya?

Thumpstar sendiri merupakan perusahaan yang dibangun oleh orang Australia bernama Timothy Hunter pada 2004. Selama ini Thumpstar lebih dikenal sebagai perusahaan kecil yang fokus memproduksi pit bikes atau motor-motor yang biasa berkeliaran di paddock sirkuit. Nah, setelah sekian tahun eksis dan terus mengalami pertumbuhan, Thumpstar bakal menambah lineup produk berupa dirt bike 250 dan 300 2-tak. Jelas ini kabar yang sangat menarik bagi para penggemar dirt bike karena mesin 2-tak sendiri masih tetap dicintai hingga sekarang.

Dari sejumlah foto yang beredar, terlihat kalau motor Thumpstar 250 dan 300 2-tak punya desain yang sangat keren, agresif, dan gagah. Asli deh nggak kalah keren kalau kita bandingkan dengan KTM 250/300 EXC TPI, Husqvarna TE 250i/300i, Sherco 250/300 SE-R, Beta RR 2T 250/300, dan lain-lain. Berbeda dengan motor-motor produksi Tiongkok yang kebanyakan desainnya menjiplak motor yang sudah beken, produk Thumpstar ini kelihatan beda dan punya ciri khas tersendiri. Secara umum Thumpstar 250/300 pakai sasis tubular seperti kebanyakan motor enduro Eropa, suspensi depan model upside down full adjustable, suspensi belakang mono shock dengan linkage, dan tampak fantastis adalah motor ini pakai tangki bahan bakar yang terbuat dari bahan serat karbon. Jarang lho ada motor trail yang pakai tangki karbon. Oh ya, secara default Thumpstar 250/300 pakai suspensi dengan merek VS1, tapi pabrikan memberikan opsi upgrade suspensi dengan merek Ohlins. Sistem kopling hidrolik dan knalpot FMF sudah menjadi piranti standar pada Thumpstar 250/300.

Gimana dengan mesin? Pada sektor ini Thumpstar nggak mengembangkan mesin sendiri. Untuk mesin, Thumpstar mengambilnya dari Jotagas. Wah apa lagi ini? Jotagas adalah brand motor trial yang berasal dari Spanyol milik Josep Pibernat. Josep Pibernat sendiri selain memiliki Jotagas juga sebagai salah satu pendiri Gas Gas. Mesin 250/300 2-tak itu sebelumnya dipersiapkan Josep Pibernat dalam project motor enduro Jotagas. Namun Pibernat membatalkan rencana itu, kemudian memilih berkolaborasi dengan Thumpstar dalam memberdayagunakan mesin ini. Jadi mesin Thumpstar 250/300 bukan kaleng-kaleng meskipun masih pakai sistem pembakaran karburator. Buat menghidupkan mesin, pada versi 250 masih mengandalkan kick starter, sedangkan versi 300 sudah pakai electric starter dan kick starter sekaligus.

Untuk sementara waktu Thumpstar memasukkan kedua motornya ke pasar motor motocross, bukan motor enduro. Itu bisa dilihat dari wujud motor yang nggak dilengkapi lampu-lampu dan tanpa standar samping. Thumpstar 250/300 juga pakai ban ring 19-21 inch khas motor motocross. Rencananya Thumpstar akan memproduksi sekitar 100 unit motor pada tahun 2020 atau awal 2021 dengan harga yang sangat terjangkau. Thumpstar 250 misalnya akan dijual dengan harga US$ 6.749 atau setara dengan Rp 94 jutaan, sementara Thumpstar 300 dibandrol US$ 6.999 yang setara dengan Rp 98 jutaan. Dalam jangka panjang mereka juga ingin mengembangkan dirt bike 250 dan 450 4-tak untuk melengkapi deretan dirt bike 250/300 2-tak yang sudah ada. Kalau saya sih berharap Thumpstar mau bikin versi enduro dan semoga saja ada perusahaan Indonesia yang mau memasarkan brand Thumpstar di Tanah Air.

Advertisements