• Home »
  • Article »
  • Oke Nggak Nih Kalau Trail Australia Thumpstar MX 250 & 300 Masuk Indonesia?

Oke Nggak Nih Kalau Trail Australia Thumpstar MX 250 & 300 Masuk Indonesia?

Segmen motor trail di dunia bakal semakin bergeliat dengan masuknya brand baru asal Australia, Thumpstar. Sebenarnya Thumpstar bukan merek yang benar-benar baru karena sudah ada sejak 2004. Tapi selama ini Thumpstar hanya memproduksi pit bikes dan mini trail bike, sedangkan pada segmen motor trail full size belum dirambah. Nah baru-baru ini Thumpstar mengumumkan akan memproduksi dan menjual motor trail full size bernama Thumpstar MX 250 dan Thumpstar MX 300. Seru nggak nih kalau keduanya masuk ke Indonesia?

FYI aja sebagai pendatang baru Thumpstar nggak setengah hati dalam mengembangkan motor baru. Thumpstar MX 250/300 tergolong sebagai motor motocross yang mengandalkan mesin 2-tak lengkap dengan ban 19-21 khas motor motocross. Selain itu Thumpstar MX 250/300 nggak dilengkapi dengan lampu-lampu dan tanpa standar samping. Praktis tujuan utama Thumpstar membuat motor ini untuk dipakai di sirkuit motocross, bukan untuk dipakai di lintasan enduro.

Soal spesifikasi Thumpstar MX 250/300 juga tergolong oke. Dia pakai mesin buatan Jotagas asal Spanyol. Buat temen-temen yang belum tahu, Jotagas adalah brand motor trial asal Spanyol milik Josep Pibernat yang dulunya merupakan salah satu pendiri brand dirt bike ternama asal Spanyol, Gas Gas. Kita nggak perlu menyangsikan lah bagaimana performa mesin buatan Eropa, pasti ganas! Kemudian bentuk frame lumayan identik dengan dirt bike asal Eropa seperti KTM, Husqvarna, atau Sherco dengan model tubular. Nggak tahu bahannya apa, apakah chromoly atau baja biasa. Untuk suspensi secara standar pakai merek VS1, tapi konsumen bisa minta upgrade ke suspensi Ohlins. Terus knalpot disuplai oleh FMF, tangki terbuat dari bahan karbon, dan sistem koplingnya sudah pakai hidrolik. Jadi spesifikasi dan komponen yang dipakai sangat oke. Belum lagi paket desain yang ditawarkan membuat motor ini tampak keren dan gagah.

Rencananya Thumpstar MX 250/300 yang masih pakai sistem pembakaran karburator ini baru akan diproduksi pada pertengahan 2020 atau paling lambat awal 2021. Apakah cukup menarik kalau motor ini dijual di Indonesia? Sebagai brand yang belum cukup dikenal, menurut saya kemungkinan agak susah memasarkan Thumpstar di Tanah Air. Apalagi harganya tergolong premium. Memang harga Thumpstar MX jauh lebih murah daripada produk KTM atau Husqvarna, tapi tetap tergolong produk dengan harga high end. Di Australia, Thumpstar MX 250 akan dijual sekitar Rp 94 juta, sedangkan Thumpstar MX 300 harganya sekitar Rp 98 juta. Kalau masuk ke Indonesia pasti lebih mahal walaupun Thumpstar ngasih diskon khusus bagi siapapun yang melakukan pre-order kedua produk tersebut. Selain masalah harga, saya rasa produk motor motocross 2-tak kurang diminati di sini karena nggak ada kelas kompetisinya. Beda dengan 250/450 4-tak yang kompetisinya lumayan banyak dan mapan. Mungkin kalau Thumpstar mau bikin versi enduro, bukan mustahil konsumen Indonesia bakal lebih tertarik. Kenapa? Karena selama ini motor enduro yang laris di Indonesia itu ya 250/300 2-tak! Tapi masalahnya Thumpstar belum ada rencana bikin motor enduro.

Advertisements