10 Pembalap Motor Terkuat di Rally Dakar 2020

Mas bro… Rally Dakar 2020 di Arab Saudi akan dimulai pada 5-17 Januari 2020. Semua pembalap beserta kendaraannya hampir bisa dipastikan sudah berkumpul di area lokasi start. Dengan banyak kondisi yang benar-benar baru, mulai dari lokasi baru hingga banyak regulasi baru, tentunya Dakar 2020 akan memberikan pengalaman baru bagi semua pembalap sekaligus membuat peta persaingan semakin seru. Terus kira-kira siapa pembalap motor yang berpotensi menjadi juara Dakar 2020?

Sebenarnya ada banyak pembalap top yang berpotensi menang pada ajang balap tahunan Rally Dakar. Tapi saya akan coba mengerucutkan menjadi 10 pembalap terkuat yang berpotensi juara atau paling nggak mendapatkan podium pada akhir sesi balapan nanti. Jangan heran kalau rata-rata pembalap yang ada di list merupakan pembalap dari tim factory, terutama tim besar. Kenapa? Karena tim besar pastinya nggak mau pakai jasa pembalap ecek-ecek. Iya kan? Nah berikut ini daftarnya:

Toby Price

Pembalap asal Australia ini bernaung di tim Red Bull KTM Factory Racing yang notabene tim terkuat di ajang balap rally.  Kemampuan doi menggeber motor KTM 450 RALLY nggak perlu diragukan lagi. Pasalnya Toby udah dua kali menjadi juara Dakar (2016 & 2019). Bahkan pada gelaran 2019 yang lalu Toby juara dalam kondisi fisik yang kurang fit. Toby mengalami cidera tangan hanya beberapa minggu sebelum dimulainya balapan. Tapi berkat operasi yang berjalan mulus dan pemulihan super cepat, Toby bisa kembali beraksi di atas motor hingga juara Dakar 2019! Tahun 2020 ini badan Toby jauh lebih fit sehingga peluang untuk kembali menggenggam gelar juara sangat besar.

Matthias Walkner

Matthias Walkner adalah pembalap yang sudah pernah menjadi juara Dakar pada tahun 2018. Tahun lalu pun Matthias menggeber motor dengan impresif sehingga finish di podium kedua persis di bawah Toby Price. Dengan kecepatan, kecerdasan, plus bernaung di tim Red Bull KTM Factory Racing membuat peluang Matthias Walkner kembali meraih juara cukup besar. Kalaupun tidak juara, setidaknya Matthias Walkner bisa podium pada akhir sesi balapan.

Sam Sunderland

Rasanya susah tidak menempatkan pembalap Red Bull KTM Factory Racing yang satu ini ke dalam deretan pembalap terkuat Rally Dakar 2020. Kenapa? Pertama karena Sam Sunderland adalah mantan juara Dakar 2017. Kedua, doi bernaung di tim besar Red Bull KTM Factory Racing yang support-nya sangat luar biasa. Ketiga, Sam Sunderland punya kecepatan yang sangat bagus di atas gurun pasir. Apalagi sekarang Dakar pindah ke Arab Saudi, di mana kondisinya nggak jauh beda dengan lokasi tempat tinggal Sam Sunderland yaitu di Uni Emirates Arab. Bukan rahasia lagi Sam Sunderland adalah orang Inggris. Namun dalam kesehariannya Sam Sunderland tinggal di Dubai. Jadi faktor cuaca dan kondisi alam di Timur Tengah nggak terlalu asing buat Sam.

Adrien Van Beveren

Kencangnya pembalap Monster Energy Yamaha Factory Rally Team ini nggak perlu diragukan lagi. Doi selalu menunjukkan bisa bertarung di barisan depan. Sayangnya belum pernah finish terdepan sehingga belum mampu mengelola jalannya lomba ketika sedang memimpin. So, jika Adrien Van Beveren bisa juara tentu sebuah kejutan, paling realistis sih podium aja.

Pablo Quintanilla

Doi adalah mantan juara FIM Cross-Country Rallies World Championship sebanyak tiga kali beruntun. Rasanya agak susah nggak memasukkan nama Pablo Quintanilla ke dalam deretan pembalap terkuat Rally Dakar 2020 meskipun kadang konsistensi pembalap Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing ini di Rally Dakar patut dipertanyakan.

Andrew Short

Pembalap asal Amerika Serikat ini sebelumnya bertarung di ajang Supercross dan Motocross. Baru beberapa tahun terakhir Andrew Short banting stang ke ajang balap rally. Meskipun sebagai pendatang baru, kemampuan Andrew Short terus mengalami peningkatan. Bahkan tahun lalu Andrew masuk ke dalam deretan pembalap top FIM Cross-Country Rallies World Championship. Dengan kemampuan yang terus mengalami perkembangan, bukan mustahil Andrew Short masuk ke posisi top five Rally Dakar 2020.

Ricky Brabec

Pembalap Monster Energy Honda Team (HRC) asal Amerika Serikat ini punya kecepatan yang luar biasa di gurun pasir dan sangat mengerti balapan rally. Namun dia butuh keberuntungan untuk bisa jadi juara. Contohnya pada Rally Dakar 2019 yang lalu Ricky Brabec berpotensi besar menjadi juara tapi akhirnya gagal karena motornya mengalami kendala teknis. Apalagi HRC selama ini agak menganaktirikan Ricky Brabec dengan perlakuan yang agak berbeda dibandingkan dengan pembalap-pembalap lain di dalam tim ini. Semoga Ricky Brabec nggak mengalami banyak drama pada gelaran tahun 2020.

Kevin Benavides

Kevin adalah pembalap yang sangat kuat dan sangat kencang ketika Dakar digelar di Amerika Selatan. Kenapa? Karena pembalap Monster Energy Honda Team ini berasal dari Argentina! Berbagai macam rintangan di gurun Amerika Selatan telah dipahami dengan baik oleh Kevin. Untuk tahun 2020, Rally Dakar dipindah ke Arab Saudi. Meskipun demikian Kevin tetap menjadi salah satu pembalap yang diperhitungkan. Apalagi doi termasuk anak emas HRC yang support-nya luar biasa…

Joan Barreda Bort

Nggak ada yang meragukan kencangnya Joan Barreda Bort di atas motor Honda CRF450 RALLY. Kecepatannya bisa dibilang luar biasa, selalu menjadi pembalap unggulan setiap tahun, namun belum pernah jadi juara. Konsistensi menjadi masalah utama Joan Barreda. Doi sering memenangi stage, tapi juga sering drop ke posisi bawah hingga crash dan gagal melanjutkan lomba. Butuh konsistensi dan keberuntungan agar Joan Barreda menjadi juara tahun ini.

Paulo Goncalves

Paulo adalah legenda Rally Dakar. Doi juga termasuk salah satu pembalap unggulan ketika bergabung dengan Monster Energy Honda Team. Sekarang Paulo sudah terdepak dari Honda dan bergabung di Hero Motorsports Team Rally. Namun kiprah pembalap yang satu ini patut diperhatikan. Doi nggak sekencang pembalap-pembalap lain yang usianya lebih muda. Tapi pengalaman yang melimpah membuat Paulo pantas memperebutkan podium.

Advertisements