Kayak Gini Lho Spec Ajaib KTM 350 EXC-F Punya Taddy Blazusiak!

Temen-temen penggemar ajang balap enduro pasti nggak asing lagi dengan nama Taddy Blazusiak. Yups, doi adalah pembalap Red Bull KTM Factory Racing sekaligus mega bintang pada ajang balap SuperEnduro maupun Hard Enduro. Khusus untuk balapan SuperEnduro, Taddy biasa menggunakan motor 4-tak KTM 350 EXC-F. Pastinya motor ini sangat spesial karena berbagai macam spesifikasi dan fiturnya dirancang khusus untuk sang jawara. Apalagi dengan tiga balapan (satu seri) yang masih tersisa, Taddy Blazusiak bersama dengan KTM 350 EXC-F menjadi salah satu kandidat juara SuperEnduro 2020. Terus gimana sih penampakan, fitur dan spesifikasi KTM 350 EXC-F milik Taddy Blazusiak?

Meskipun mengusung nama EXC-F yang berarti motor enduro 4-tak dalam lineup motor KTM, namun KTM 350 EXC-F milik Taddy punya spesifikasi yang lumayan berbeda dibandingkan dengan KTM 350 EXC-F yang ada di pasaran. Menurut informasi dari mekanik andalan Taddy Blazusiak dari KTM Farioli Racing Team Stefano Cenzin yang dikutip dari Enduro21, mesin KTM 350 EXC-F pada motor Taddy justru lebih identik dengan mesin motor Supercross (KTM 350 SX-F) dengan ledakan tenaga yang sangat luar biasa. Apalagi mesin ini dilengkapi dengan knalpot Akrapovic yang dibuat khusus untuk Taddy lantaran knalpot dikembangkan sendiri oleh Taddy bersama dengan tim dari Akrapovic.

“Ledakan mesin sangat luar biasa, dia ingin agar motor bisa melesat segera setelah menarik gas di bawah lokasi jumping. Menurut pendapatku, ini sangat eksplosif bahkan terlalu mendekati limit. Knalpot juga dibuat eksklusif untuknya, tidak ada rider lain yang punya,” ungkap Cenzin.

Untuk suspensi, pastinya Taddy pakai merek WP yang berafiliasi dengan KTM. Settingan suspensi secara default dibuat sangat stiff khusus untuk SuperEnduro. Lalu Taddy tinggal menyesuaikan settingan melalui klik yang ada pada suspensi tergantung pada karakter sirkuit dalam balap. Cenzin mengungkapkan, dibandingkan dengan KTM 300 EXC TPI yang dipakai Taddy di sejumlah balapan Hard Enduro, setup suspensi KTM 350 EXC-F bagaikan bumi dan langit. Setup suspensi KTM 300 EXC TPI sangat soft karena karakter track lebih membutuhkan traksi dan feel yang bagus, sedangkan di balap SuperEnduro motor lebih perlu kecepatan dan lompatan. Suspensi menjadi bagian pertama dan terbesar yang membedakan antara motor Hard Enduro dan SuperEnduro.

“Taddy sangat profesional dalam hal ini dan sangat mengerti tentang suspensi. Ketika dia berlatih dan mengetes suspensi bersama dengan teknisi WP, dia datang dengan setup terakhir sebelum kami tiba pada sesi balap. Dia juga sangat banyak mengerti bagaimana membuka dan menutup klik pada suspensi dan akibatnya pada motor,” kata Cenzin.

Settingan dan komponen lain yang terpasang di motor KTM 350 EXC-F milik Taddy Blazusiak banyak sekali kemiripan dengan motor factory KTM yang berlaga di Supercross (SX) dan Motocross (MX). Motor nggak dilengkapi dengan hand guard serta posisi tuas kopling dan rem dekat dengan batang stan. Reaksi kopling dan rem juga sangat instant. Begitu Taddy menarik tuas rem/kopling sedikit saja, maka dua komponen itu bakal langsung bekerja. Nah, menurut Cenzin setup seperti ini hanya bekerja di balap SuperEnduro. Mustahil memberikan setup serupa pada motor di Hard Enduro. Kemudian pompa hidrolik pada kopling dimodifikasi dengan internal yang berbeda dan konfigurasi yang berbeda pula menggunakan komponen yang serupa seperti di motor SX. Efeknya tarikan tuas kopling lebih empuk dibandingkan dengan standar.

“Ini perpaduan antara Supercross untuk grip dan feeling, tetapi dengan spring yang sangat soft seperti enduro. Ini settingan yang sangat spesial khusus untuk Taddy,” jelasnya.

Detail lainnya termasuk pelindung throttle body yang terbuat dari bahan aluminium yang hampir mustahil pecah dan dua tombol electric starter (satu ada di stang dan satunya ada di frame persis di belakang lutut rider). Kenapa kok hampir semua rider tim factory KTM pakai dua tombol starter seperti ini? Karena motor KTM nggak dibekali kick starter. Jadi buat jaga-jaga kalau satu tombol electric starter rusak, terutama yang di stang, masih ada satu tombol lagi yang nyelip di frame. Bisa dibilang semua pembalap tim factory KTM pakai dua tombol electric starter, baik itu yang berlaga di Motocross (MXGP), Supercross, SuperEnduro, World Enduro Super Series (WESS), sampai dengan motor untuk beach race yang dipakai oleh Nathan Watson pakai konfigurasi serupa.

Untuk stang Taddy Blazusiak pakai Renthal 999 lengkap dengan grip standar KTM. Fitur lock-on yang ada pada stang ini juga membuat segalanya menjadi mudah dalam hal pemasangan dan ketika sudah terpasang stang nggak bakal bergeser sedikitpun. Footpegs Raptor Titanium terpasang manis sebagai pijakan kaki dengan beberapa opsi posisi mulai dari posisi standar, 5 mm lebih ke bawah, lebih ke belakang, 10 mm ke bawah atau ke belakang dan masih banyak lagi yang lain.

Fitur ajaib lain yang ada di motor Taddy Blazusiak adalah holeshot device pada suspensi depan. Umumnya holeshot device diaktifkan saat start. Tujuannya biar motor nggak terlalu banyak wheelie meskipun rider menarik gas dalam-dalam. Fitur ini lazim ada di motor motocross. Uniknya Taddy nggak cuma pakai satu holeshot device. Dia bahkan memasang dua holeshot device sekaligus. Yang satu diaktifkan ketika race berlangsung normal, sedangkan yang satunya biasa dipakai ketika doi berada di grid belakang. Nggak banyak rider yang pakai dua holeshoot device seperti Taddy.

Lanjut lagi ke komponen spesial lainnya… KTM 350 EXC-F milik Taddy pakai triple clamps model baru dengan bobot yang lebih ringan namun lebih kuat. Triple clamps yang sama juga terpasang di motor SuperEnduro milik Jonny Walker. Beruntungnya triple clamps anyar ini akan segera tersedia di katalog KTM PowerParts sehingga siapapun bisa membelinya di dealer-dealer resmi KTM di seluruh dunia. Terus ke bagian headlight, sepintas headlight KTM 350 EXC-F ini identik dengan motor enduro standar lainnya. Tapi faktanya, di headlight itu nggak ada bohlam, nggak ada kabel-kabel elektrik yang terhubung ke sana. Jadi lebih mirip sebagai pajangan saja, biar motor terlihat seperti motor enduro standar. Kenapa? Alasannya kayak di ajang World Superbike. Yang dipakai balapan adalah motor spesial dengan banyak komponen spesial, namun penampilan kudu mirip dengan motor standar yang dijual massal. FYI aja, kelistrikan KTM 350 EXC-F Taddy Blazusiak menggunakan wiring dari motor Supercross yang sangat ringan. Tahu sendiri kan motor Supercross/Motocross nggak dibekali lampu-lampu? Nah!!

Untuk tangki bahan bakar lagi-lagi Taddy nggak pakai tangki standar motor enduro yang berkapasitas 9,5 liter. Taddy menggunakan tangki bahan bakar milik motocross yang berkapasitas 6,5 liter pada KTM 350 EXC-F di ajang SuperEnduro. Umumnya tangki ini hanya diisi bahan bakar sebanyak 4 liter sampai dengan 4,5 liter dalam satu kali balapan. Saat membalap di kompetisi Hard Enduro atau World Enduro Super Series (WESS), Taddy pakai tangki enduro normal yang berkapasitas 9,5 liter.

Pada bagian skid plate, KTM 350 EXC-F ini terpasang produk dari bahan serat karbon buatan Akrapovic. Produk ini sangat ringan dan sangat kuat, tapi hanya dipakai di ajang balap indoor SuperEnduro. Saat balapan outdoor seperti WESS biasanya tim Red Bull KTM Factory Racing menggunakan produk buatan Acerbis yang terbuat dari bahan teflon lantaran lebih licin dan bisa sliding dengan baik di atas bebatuan. Gimana dengan frame? Apakah pakai frame yang spesial? Ternyata nggak mas bro! Motor Taddy pakai frame yang sama dengan KTM 350 EXC-F standar. Perbedaannya frame motor Taddy mendapatkan perhatian lebih pada bagian welding plus pakai sub-frame titanium.

Masih penasaran dengan komponen mewah lainnya? Doi pakai rim buatan Excel berbahan aluminium yang sangat kuat lengkap dengan jari-jari standar, piringan rem cakram pakai merek Moto Master, dan kaliper rem dari Brembo. Semua ada di katalog KTM PowerPart kalau temen-temen pengen beli. Sprocket pakai merek Supersprox dengan ukuran 50-52 mata di bagian belakang dan 12 mata di bagian depan untuk SuperEnduro, dipadu dengan rantai Regina. Protektor cakram rem depan dari Acerbis, protektor cakram belakang buatan Zipty, dan ban Metzeler. Jadi kesimpulannya, secara fisik mungkin KTM 350 EXC-F Taddy Blazusiak mirip dengan KTM 350 EXC-F standar yang dijual di pasaran. Tapi spesifikasinya jelas beda total. Ini motor yang sangat spesial, dibangun oleh tim factory untuk sang juara dunia!!

 

Advertisements