Otomotif

Ini Penyebab Tarikan Ninja RR Berat, Bisa Jadi Efek Super KIPS Macet

Kawasaki Ninja 150 RR diketahui menggendong mesin 2-tak yang sudah dibekali dengan teknologi Super Kawasaki Integrated Power Valve System (KIPS).

Super KIPS merupakan teknologi buka tutup katup untuk membagi saat mesin di putaran rendah dan tinggi.

Perlu diketahui kalau KIPS akan aktif pada putaran mesin 5.000-7.000 rpm ke atas.

KIPS berfungsi untuk menghindari campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar dalam bentuk emisi yang terbuang sia-sia.

Dengan begitu, tarikan motor lebih bertenaga di putaran atas dan juga efisiensi bahan bakar meningkat.

Namun, ada kalanya Super KIPS mengalami masalah yang menyebabkan performa motor malah jadi loyo.

Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Biasanya karena terlalu banyak kerak bekas pembakaran di Super KIPS.

“Penyakit Ninja 150 RR biasanya Super KIPS macet, sehingga mesin terasa lemot. Penyebabnya karena kotor dan berkerak, namanya oli dibakar pasti menyebabkan kerak jadi mampet,” kata Ermawan, owner bengkel spesialis Kawasaki KLR Racing.

Supaya performanya kembali seperti sediakala, pria yang akrab dipanggil Bidoy ini menyebutkan tidak perlu penggantian part dan cukup dilakukan pembersihan saja.

“Cukup dibersihkan kerak-kerak yang menempel, untuk biayanya Rp 40 ribu,” terang Bidoy saat ditemui di bengkelnya di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur (24/4/2021).

Lebih lanjut, jika sobat berminat memiliki Kawasaki Ninja 150 RR bekas, harganya saat ini bisa dibilang gelap untuk kondisi istimewa, namun untuk kondisi bahan masih bisa didapatkan dengan banderol belasan juta.

“Untuk kondisi bahan yang surat-suratnya lengkap namun pajak mati, paling murah kisaran Rp 13 sampai Rp 16 juta. Kalau kondisi yang mulus bisa puluhan juta,” ungkap Bidoy.

Sebagai informasi, Ninja 150 RR dibekali mesin 148 cc satu silinder 2-tak yang sanggup menghasilkan tenaga 30 dk di 10.500 rpm dan torsi 21,6 Nm pada 9.000 rpm.

sumber : otomotifnet.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *