Otomotif

Jangan Biarkan SIM dan STNK Anda Disita Orang Lain Saat Alami Kecelakaan, Ini Penjelasannya

Misalnya saja Anda berserempetan dengan kendaraan lain kemudian karena Anda dianggap bersalah, korban lalu meminta ganti rugi atau malah langsung minta SIMdan STNKuntuk disita sementara. Dalihnya SIM dan STNK disita, sebagai jaminan untuk langkah kekeluargaan yang dituntut oleh yang merasa jadi korban kecelakaan. Meski tidak dibenarkan hukum, tampaknya “menyita” sementara SIM dan STNK Penabraksudah menjadi tradisi yang dilakukan para korban tabrakan.

Menanggapi hal itu, Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Hari Admoko mengatakan bahwa hal itu tergantung kesepakatan saja. "Yang jelasberhak menyita SIM dan STNK hanya Polisi, kalau kasus itu diselesaikan sendiri oleh para pihak yang terlibat kecelakaan maka itu tinggal kesepakatan para pihak saja karena di luar sepengetahuan Polisi." "Tapi kalau merupakan kesepakatan para pihak dan sebagai jaminan ya silahkan saja," kataKompol Hari Admoko kepada GridOto.com.

Hari mengaku, tak seharusnya yang menjadi korban menahan surat surat si penabrak. Hari juga berpesan agar korban tidak asal main hakim sendiri. Pasalnya, budaya main hakim sendiri membuat seserang pelaku kecelakaan takut untuk langsung bertanggung jawab menolong korbannya.

Di Indonesia, pengemudi yang menjadi pihak yang menabrak biasanya dihantui budaya main hakim sendiri. Apa yang mesti dilakukan? "Kalau terjadi kecelakaan dan takut terjadi persekusi segera lapor polisi atau minta perlindungan pada instansi terdekat," pesannya.

Ketakutan akan terjadinya main hakim sendiri dinilai bisa dimaklumi. Namun, bukan berarti jadi pembenaran bahwa pengemudi yang menabrak bisa kabur melarikan diri. Ketika mau bayar pajak motor harus dilengkapi beberapa persyaratan.

Ketika kita bayar pajak motor tahunan, di kolom PENGESAHAN akan distempel sebagai tanda memperpanjang STNK. Kalau perpanjang STNK 5 tahunan beda lagi, sekalian ganti STNK juga ganti pelat nomor. Kalau perpanjang 5 tahunan harus dilakukan cek fisik meliputi esek esek nomor mesin dan sasis.

Nah, ketika ingin membayar pajak motor, kita harus melengkapi beberapa persyaratan, kita harus menyertakan KTP atau SIM dan BPKB. Namun bagaimana jika mau perpanjang pajak tahunan tanpa BPKB, misalnya BPKB ketinggalan atau masih disimpan pihak leasing, apakah bisa? Jawabannya bisa, untuk yang mau bayar pajak tahunan tanpa BPKB pilih cara online, hanya butuh KTP dan STNK asli.

Berikut ini pilihan bayar pajak dan STNK tanpa membawa BPKB. Untuk wilayah DKI Jakarta pembayaran pajak kendaran bisa melalui SAMSAT online. Layanan e Samsat DKI Jakarta bisa dilakukan melalui transfer di lewat ATM.

Beberapa SAMSAT lain juga telah menyediakan pembayaran pajak kendaraan lewat online. Namun harus mendaftar lebih dulu melalui web e SAMSAT sesuai provinsi asal KTP. Untuk bayar pajak motor lewat ATM, berikut langkah untuk pembayarannya:

Kunjungi ATM terdekat. Pilih menu “Bayar” lalu ke “Menu Lainnya” Kemudian pilih menu “Pajak/Penerimaan Negara”

Pilih menu “e Samsat” Lalu masukkan Nomor Polisi (Nopol) atau ikuti petunjuk di ATM Bayar PKB Simpan struk pembayaran dari mesin ATM.

Memperpanjang STNK atau bayar pajak tahunan juga bisa dilakukan melalui minimarket Indomaret. Namun hanya tersedia di beberapa provinsi, salah satunya Jawa Timur. Ini pembayaran pajak kendaraan melalui Payment Point Online Bank (PPOB).

Sekitar 16.000 gerai Indomaret yang tersedia di seluruh Indonesia, maka semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi di mana pun. Datang ke Indomaret dengan membawa STNK asli yang akan dibayarkan pajaknya beserta KTP pemilik. Kasir menanyakan data diri nomor KTP, nomor polisi, nomor mesin kendaraan dan nomor HP wajib pajak.

Setelah data lengkap, muncul nominal pajak yang harus dibayar. Tinggal setor uang sebesar pajak yang harus dibayar ke kasir Indomaret. Wajib pajak akan menerima struk bukti pembayaran dan SMS bitly yang berisi ERI (Electronic Registration and Identification).

Print out e TBPKP ini sebenarnya sudah cukup membuktikan bila perpanjangan STNK sudah dilakukan. Namun, bagusnya tetap ke SAMSAT untuk pengesahan STNK secara manual dengan membawa print out e TBPKP tadi. Kadang pihak kepolisian hanya mau melihat pajak hidup atau tidak dengan melihat cap pengesahan di lembar STNK.

Ambil Lembar Pajak dan Stempel STNK Pembayaran pajak melalui ATM, akan mendapat struk yang berisi data untuk pengesahan STNK. Bawa struk ke kantor SAMSAT terdekat atau SAMSAT Keliling.

Pastinya harus bawa STNK asli dan KTP atau identitas diri. Batas penukaran struk 30 hari setelah transfer dilakukan. Apabila tidak dilakukan pengesahaan STNK, kendaraan dinyatakan tidak sah operasional.

Harus bayar ulang di kantor SAMSAT berikut denda jika waktu perpanjang STNK telah habis. Sebagian artikel ini sudah tayang di laman GridOto dengan judul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *