• Regional

    FAKTA Dua Guru di Papua Ditembak KKB: Kronologi hingga Lima Poin Sikap PGRI

    Berikut ini fakta fakta penembakan dua orang guru oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua. Dua guru yang ditembak KKB itu diketahui bernama Oktovianus Rayo (43) dan Yonatan Raden (28). Keduanya merupakan guru yang bertugas di Kabupaten Puncak. Tidak hanya menembak dua guru, KKB juga melakukan pembakaran terhadap tiga sekolah. Penembakan terhadap dua guru itu terjadi dalam dua hari berbeda. Di hari pertama yakni pada Kamis (8/4/2021), Oktovianus Rayo (43), seorang guru SD tewas ditembak di Kampung Julukoma, Distrik Beoga Kabupaten Puncak. Menurut Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, penembakan itu terjadi pada pukul 09.30 WIT. Saat itu, Oktovianus Rayo sedang berada di kios miliknya, "Korban didatangi…

  • Regional

    Intan Jaya Kembali Kondusif Pascakontak Tembak

    Kondisi Kabupaten Intan Jaya kembali kondusif pascakontak tembak antara anggota TNI dengan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Warga di Kabupaten Intan Jaya pun kembali mulai beraktivitas seperti biasa, perekonomian warga pun kembali bergeliat. "Sudah aman, kondusif," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Rabu (3/2/2021) sore. Sebelumnya beredar isu adanya perintah dari TNI Polri untuk mengosongkan salah satu kampung di Kabupaten Intan Jaya pascabaku tembak TNI dan KKB. Sementara itu, Stevanus Belau, Kepala suku Marga Belau, Suku Moni mengatakan, aktivitas masyarakat di Desa Bilogai, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya sudah normal. Aktifitas di Sugapa berjalan seperti biasanya. Masyarakat banyak yang kembali berkebun,…

  • Regional

    3 Pesepeda Tersesat di Hutan Karawang: Berputar-putar di Dalam Hutan Kondisi Hujan

    Tiga orang di Hutan Kutatandingan, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, Karawang. Mereka berasal dari Kabupaten Bekasi. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Karawang Yanuaris. Ia mengatakan, kejadian bermula pada Jumat (1/1/2020) Siti, Ani, dan Agus yang merupakan goweser asal Bekasi tersebut hendak bersepeda menuju Bendungan Jatiluhur, Purwakarta. Karena cuaca panas, dikatakan Yanuaris, mereka mencoba memotong perjalanan dengan melintasi wilayah Hutan Kutatandingan. Karena kelelahan dan kedinginan, ketiganya memilih untuk beristirahat dan mulai mencoba menghubungi bantuan sesama komunitas goweser di Cikarang. "Dari Cikarang kemudian menghubungi komunitas Bike To Work Karawang," kata dia. Sekitar Pukul 19.00 Wib Bike To Work Karawang mulai menghubung tim SAR untuk menjemput. "Jumat sekitar Pukul…

  • Regional

    Kewang Hidroponik Ambon, Buktikan Cara Berkebun Bebas Kotor, Mudah dan Menjanjikan

    Kerja di kebun selalu saja diidentikan dengan cangkul, tanah, kompos dan keringat. Alhasil, berkebun jauh dari pilihan anak muda, bahkan untuk kebanyakan lulusan fakultas pertanian sekalipun. Namun, oleh Taher Rumonin, anggapan tersebut coba dibenturkan dengan kenyataan yang dia lakoni, yakni berkebun dengan air sebagai media tanam atau hidroponik. Dia memastikan, tidak ada sisa tanah yang melekat di tangan maupun lengan baju, apalagi bau kompos serta keringat berlebih. Di antaranya, Sawi Putih, Pakcoy, Dakota, Selada Putih dan Merah serta Seledri. Pengairan hidroponik jelasnya tidak sesulit pengairan pada umumnya. Dalam sehari dua kali dialiri, yakni pagi dan sore hari bergantung suhu udara. Menurutnya, jika musim hujan, suhu cenderung dingin sehingga cukup sekali…