• Nasional

    Respon Komnas HAM Jawa Barat Disebut Nomor 1 Tempat Pelanggaran Kebebasan Beragama Selama 14 Tahun

    Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menanggapi terkait pernyataan Direktur Riset SETARA Institute Halili Hasan yang menyebut Jawa Barat di posisi teratas sebagai tempat pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan selama 14 tahun. Beka mengatakan riset tersebut tidak mengejutkan karena menurutnya memang belum banyak kemajuan atau penyelesaian kasus kasus kebebasan beragama dan berkeyakinan di wilayah Jawa barat. Untuk itu, kata Beka, pemerintah daerah harus tegas dalam menegakkan hak konstitusional warga dalam beragama dan berkeyakinan. Penyelesaian kasus kasus tersebut, kata Beka, harus didasarkan pada pemenuhan hak konstitusi dan bukan didasarkan pada harmoni. Beka berpendapat semua kebijakan diskriminatif yang berpotensi melanggar HAM termasuk Pergub Jabar Nomor 12 Tahun 2011 tentang Larangan Kegiatan Jemaat…

  • Nasional

    Hasil Gelar Perkara Kasus Dugaan Unlawful Killing pada Laskar FPI

    Tiga anggota Polri yang merupakan terlapor kasus dugaan unlawful killing atau pembunuhan di luar proses hukum terhadap enam anggota laskar FPI ditetapkan menjadi tersangka. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, penetapan tersangka itu dilakukan berdasarkan gelar perkara atas kasus penembakan di Tol Cikampek KM 50 pada Kamis (1/4). ”Kesimpulan dari gelar perkara yang dilakukan, maka status dari terlapor tiga tersebut dinaikkan menjadi tersangka. Tiga Tersangka," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (6/4). Dalam kasus ini, sedianya memang ada tiga tersangka yang semuanya merupakan anggota Polda Metro Jaya. Namun dari tiga tersangka itu, satu di antaranya tewas akibat kecelakaan pada awal Januari 2021 lalu. Alhasil, penyidikan terhadap…

  • Nasional

    Didik Nini Thowok dan Butet Kartaredjasa Ikut Vaksinasi Covid-19 untuk Pekerja Seni

    Vaksinasi Covid 19 massal bagi budayawan dan seniman berlangsung di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (10/3/2021). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai seniman yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kegiatan ini beberapa seniman senior yang mengikuti vaksinasi ini diantaranya seniman Didik Nini Thowok, dan Butet Kartaredjasa. Ketua Yayasan PSBK Butet Kartaredjasa mengatakan, menyelamatkan kehidupan itu adalah dengan patuh pada protokol kesehatan dan berani mau divaksin. Ia berpesan kepada seniman yang ada di Indonesia untuk ikut divaksinasi untuk bersama sama saling menjaga. Seniman tari Didik Nini Thowok juga mengungkapkan harapannya pada kegiatan vaksinasi bagi seniman. “Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia kita sama sama…

  • Nasional

    Potensi Industri Halal Global USD 2,4 Triliun, Wapres Ma’ruf Siapkan Strategi Ini

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama beberapa pihak terkait, tengah menyiapkan strategi untuk menyikapi berkembangnya potensi industri halal global. Dalam data yang dimilikinya, Wapres Ma'ruf mengatakan, dengan perkiraan penduduk muslim yang jumlahnya akan mencapai 2,2 miliar jiwa pada 2030, tentu akan mendorong permintaan produk dan jasa halal. Di sektor industri halal, nilai perdagangan global tahun 2019 mencapai USD 2,02 triliun, dan diperkirakan mencapai USD 2,4 triliun pada tahun 2024. Sektor keuangan syariah global yang pada 2019 tercatat aset senilai USD 2,88 triliun, meningkat 13,9 persen dari tahun sebelumnya. Diprediksi akan mencapai angka USD 3,69 triliun pada tahun 2024. "Dengan fakta tersebut, Indonesia sudah saatnya membangun dan memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan…

  • Nasional

    Soal Gonjang-ganjing di Demokrat, PKS: Pak Jokowi Ditunggu Aksinya Segera

    Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera ikut memberi tanggapan terkait gejolak di Partai Demokrat. Ia menyebut, langkah yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini ditunggu masyarakat. Hal itu berkaitan dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Menurut Mardani, aksi Moeldoko dikhawatirkan akan disebut telah disetujui oleh Jokowi. Sehingga, langkah presiden terkait gejolak di Partai Demokrat ini sangat dinantikan. "Aksi Pak Moeldoko sangat khawatir ditafsirkan diketahui dan disetujui oleh Pak Jokowi." "Karena beliau (Moeldoko) aktif sebagai Kepala Staf Kepresidenan," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV , Senin (8/3/2021). "Karena itu…